“ Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.”
(EFESUS 6:13)
Dalam segala aspek kehidupan kita, banyak atau bahkan hampir semua pekerjaan membutuhkan peralatan. Peralatan ini diperlukan untuk dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan aman. Misalkan, seorang dokter pasti akan punya stetoskop, masker, sepatu, jas dokter, sarung tangan dan peralatan-peralatan lainnya. Kemudian teknisi di bengkel pasti akan punya beberapa set kunci pas, palu, sepatu safety, helm keselamatan, kacamata safety, alat las, mesin bor dan masih banyak lagi.
Demikian halnya dengan kehidupan orang-orang percaya. Pasti akan selalu disertai dengan peperangan-perperangan rohani melawan pasukan Iblis yang senantiasa siap menyerang kita. Kapanpun, bisa saja mereka menyerang kita, berusaha membawa kita ke dalam godaan mereka. Maka diperlukan perlengkapan-perlengkapan senjata Allah untuk menahan dan melawan serangan pasukan si Iblis itu.
Seperti nas yang kita renungkan hari ini, rasul Paulus mengingatkan jemaat di Efesus dan juga kita, untuk dapat mengenakan seluruh perlengkapan perang yang Allah sediakan.
“…sekarang, pakailah seluruh perlengkapan perang Allah…” (Efesus 6:13 BIS)
Apa saja perlengkapan perang itu?
14Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 15kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 16dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 17dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 18dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 19juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, (Efesus 6:14-19 ITB)
Kita harus mengenakan ikat pinggang kebenaran dan kesetiaan, baju zirah keadilan dan ketulusan, kasut yang penuh dengan kerelaan mengabarkan Injil, perisai berupa iman kepercayaan, ketopong keselamatan dan pedang Roh yang adalah firman Tuhan. Ini semua harus selalu siap sedia kita gunakan dalam segala aspek kehidupan kita. Tentunya tak lupa disertai dengan lutut yang berlutut dan tangan yang menengadah berdoa kepada Allah.
Supaya, kapanpun ada serangan dari si Iblis, maka kita akan selalu siap sedia menahan dan melawannya. Sampai akhirnya, kita tetap berdiri, sesudah kita menyelesaikan segala sesuatu dalam kehidupan kita.
Amin, Tuhan Yesus memberkati
(NAK09102023)
Pokok Doa GBIK:
- Mengucap syukur kegiatan gereja pada hari minggu berjalan dengan baik dan lancar, Sekolah Minggu, Ibadah Pagi 1, Pagi 2 dan Ibadah Sore;
- Berdoa bagi Panitia Mimbar dalam mencari calon Gembala Sidang bagi jemaat GBIK agar diberikan hikmat dalam memilih calon Gembala Sidang yang sesuai dengan kehendak Tuhan;
- Berdoa untuk pemerintah pusat sampai pemerintah daerah dalam menangani kekeringan dibeberapa wilayah Indonesia.
Pokok Doa TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara
- Mengucap Syukur Jam Doa dan Kpw dan Doa fajar ibadah minggu berjalan dengan baik;
- Bersyukur buat jemaat yang setia dalam beribadah;
- Doakan Proses penyelesaian bagian dalam gereja yang masih terus berlangsung, keperluan dana untuk pembuatan plafon, lantai, dan instalasi listrik;
