“Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”
(Galatia 6:7)
Didalam kehidupan, manusia tidak mau dipermainkan dengan sesamanya apalagi sampai membohongi bahkan menghianati. Demikian dengan Tuhan yang telah menciptakan manusia. Tuhan yang kita sembah adalah Roh, tidak dapat dilihat mata dan yang tak mengenal kata kompromi dengan dosa. Firman-Nya dengan tegas mengatakan :
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya (Daniel 12:10). Kita yang sudah dikuduskan oleh Tuhan jangan lagi cemar tetapi tetap menjaga kekudusan. Tuhan adalah pribadi yang tahu perasaan kita dan Dia tidak dapat dipermainkan oleh siapapun. Didalam hati kita akan bertanya bagaimana mungkin manusia bisa mempermainkan Allah? Sadar atau tidak sadar bahwa mempermainkan Tuhan adalah karena kita masih sering melakukan dosa atau pelanggaran yang menyimpang dari Firman Tuhan. Bila kita menyadari bahwa itu kesalahan maka kita akan segera minta ampun dan tidak melakukan lagi. Tuhan tahu kelemahan kita dan Dia panjang sabar yang berlimpah kasih, setia dan mengampuni dosa, bila kita mengakui kesalahan dan tidak mengulangi lagi dihadapan-Nya.
Mari kita yang sudah tahu kebenaran dari Tuhan jangan mempermainkan Allah, dengan sengaja masih bermain main dan berbuat dosa. Kita sudah tahu dan akibat dari dosa, tetapi tidak menjauhi dosa. Jangan kita tertipu, karena Allah tidak bisa dipermainkan. Apa yang ditanam itulah yang dituai. Jelas dikatakan oleh Firman Allah Ibrani 10:26 : Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya di dalam Kristus, Dia telah mempercayakan kepada kita arti pendamaian.
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS03122022)
Pokok Doa:
- Kewaspadaan dan ketertiban masyarakat mematuhi protokol kesehatan pasca kenaikan covid-19 dan menjelang libur akhir tahun;
- Proses penyerapan APBN dan APBD pada akhir tahun berjalan optimal untuk kesejahteraan masyarakat, dijauhkan dari praktik korupsi;
- Peran aktif gereja menolong jemaat tidak terseret penyimpangan LGBT yang semakin marak;
- Persiapan Rapat Panitia Perancang & Organisasi tanggal 5 Desember 2022 dapat berjalan dengan baik.
Pokok Doa Cabang BERSINAR, Kisaran, Sumatera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdt. Lammartua Simamora serta keluarga. Bersyukur atas karunia Tuhan bagi keluarga GS: kesehatan dan kecukupan kebutuhan pendidikan anak-anak;
- Mengucapsyukur atas: berkat Tuhan sepanjang tahun 2022, jemaat yang sudah lama tidak aktif sudah kembali beribadah, serta pengumpulan janji iman dana Natal;
- Bersyukur untuk anak jemaat (Sdri. Bunga Siagian) yang sudah diwisuda dan mendapatkan pekerjaan di Jakarta;
- Bersyukur kaum PBI sudah terlibat dalam pelayanan di ibadah umum, peningkatan kehadiran SM untuk semua usia.
