“Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya”
(Yoh. 15: 10)
Sebagian orang Kristen mengira bahwa mereka bisa memilih dan menentukan ajaran Tuhan Yesus yang mana yang akan dilaksanakan, dijadikan dasar dalam kehidupan sehari-hari. Mereka akan melaksanakan setiap firman Tuhan yang sesuai dengan apa yang diinginkannya, sementara mereka mengabaikan ajaran yang bertentangan dengan keinginannya. Apakah hal demikian ini yang dikehendaki Tuhan dalam kehidupan orang percaya? Jika demikian yang dikehendaki-Nya, maka akan terjadi banyak mutasi dalam kehidupan bergereja anak-anak Tuhan. Artinya seseorang akan pindah dari gereja yang satu ke gereja lain yang ajarannya sesuai dengan keinginannya.
Nats hari ini jelas menyatakan, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku”. Di sinilah dapat dinyatakan bahwa orang percaya itu akan tetap tinggal dalam kasih Allah ketika menuruti perintah-Nya, seperti Yesus menuruti perintah Bapa-Nya dan tinggal dalam kasih-Nya. Manakala sudah tidak menuruti perintah-Nya atau berpaling kepada ajaran lain, berarti mereka sudah lepas dari kasih Allah. Lepas dari kasih Allah berarti bersiap untuk diterkam Iblis yang berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum siap menelannya. (1 Ptr. 5: 8).
Dalam Yohanes 15: 6 dinyatakan, “Barangsiapa tidak tinggal di dalam-Ku, ia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” Tinggal di dalam firman-Nya berkenaan dengan ketaatan mutlak terhadap perintah-perintah Kristus. Inilah makna dari ranting yang selalu nempel pada pokok batang, yang akan berkembang dan berbuah, namun apabila ranting sudah tidak nempel lagi pada pokok batangnya, maka pasti akan segera menjadi kering dan dikumpulkan orang lalu dibakar.
Orang percaya yang tinggal di dalam firman-Nya adalah orang yang mengasihi dan takut akan Allah, yang lapar dan haus akan firman Allah. Karena itu mereka tidak alergi dengan pembersihan diri karena setiap firman yang didengarnya. Setiap firman yang didengar dan dipelajarinya akan diterimanya dengan tangan terbuka dan penuh kesadaran siap melaksanakan firman tersebut. Apakah kita termasuk orang percaya yang demikian? Hanya diri sendirilah yang bisa menjawabnya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI25102022)
Pokok Doa:
- Kegiatan persekutuan WBI & PBI hari ini, KMBI yang membantu pelaksanaan persekutuan dapat melaksanakan dengan baik dan jemaat dapat bersekutu, setia dan mendapatkan makanan rohani yang menyehatkan, memberi kekuatan dan meningkatkan imunitas;
- Pengurus WBI dan PBI dapat melayani dengan hati dan diberikan hikmat Tuhan;
- Pemerintah dari presiden, wakil presiden, para menteri dan pemimpin lembaga hingga satuan terkecil, ketua RT dan perangkatnya diberikan hikmat Tuhan dalam memerintah negeri;
- Penanganan kasus penyakit ginjal akut yang menyerang anak-anak.
Pokok Doa TPW FILADELFIA, Todokuiha, Halmahera Utara

