“Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: ”Di manakah engkau?.”
(Kej. 3:9)
Kejadian 3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Dimanakah engkau?”. Firman Tuhan ini memberikan satu ide tentang menepati janji. Dimana Allah telah mengikat janji dengan manusia untuk tidak melanggar perintah-Nya tetapi pada akhirnya, manusia telah melanggarnya. Sekarang apakah kita punya janji dengan Allah? Ya, kita punya. Janji itu ada di sana, tertulis di dalam kekekalan. Bahkan, Dia ingin bertemu dengan kita setiap hari.
Mari kita renungankan berapa kali dalam sehari Allah ingin berbicara kepada kita tetapi tidak bisa menyelak pembicaraan kita dengan orang lain. Allah mungkin berkata, “Aku ingin berbicara denganmu untuk waktu yang lama, tetapi kamu terlalu sibuk. Pagi ini Aku ingin berbicara denganmu, tetapi kamu tidak punya waktu untuk-Ku. Kamu membaca koran, chatingan dan berbicara di telepon bahkan sibuk bekerja. Kamu tidak pernah membuka, membaca firman Tuhan apalagi melakukannya. Kamu tidak pernah berdoa. Saat makan siang Aku ingin mengatakan sesuatu tetapi doamu terlalu cepat. Sore harinya Aku mencoba berbicara denganmu lagi, tapi kamu sangat sibuk. Ingatlah kamu mempunyai janji dengan-Ku? Mengapa kamu tidak menepatinya?”
Ingat bagaimana Adam membuat janji dengan Allah setiap hari di taman Eden? Adam menantikan suara Allah di dinginnya malam di tengah Taman tersebut. Suatu hari Adam melewatkan janji itu karena dosa dan Allah berkata kepada Adam, “Dimanakah engkau?”
Saya ingin tahu apakah Tuhan juga mengatakan hal ini kepada kita setiap hari: di manakah engkau? Dari mana saja engkau? Aku sudah lama menunggumu, Aku ingin berbicara denganmu dan Aku ingin berjalan denganmu. Bayangkan saja, Sang Pencipta Alam semesta ini ingin menghabiskan waktu dengan kita! Apakah ada janji lain yang lebih layak ditepati dibandingkan ini? Jadi, jika kita memutuskan untuk mengikut dan mengutamakan Yesus itu berarti kita sudah ada ikatan janji dengan Dia. Secara otomatis kita juga sudah berkomitmen untuk melayani Dia. Janji adalah hutang! Tuhan Yesus Memberkati.
(AP19102022)
Pokok Doa:
- Kesehatan jemaat pada musim penghujan ini supaya terhindar dari sakit penyakit;
- Jemaat diberikan kesadaran untuk meningkatkan daya tahan tubuh, baik dengan olah raga maupun dengan makanan yang sehat serta vitamin yang cukup;
- Dampak psikis akibat covid 19 dapat berkurang sehingga tidak lagi ada kekhawatiran yang berlebihan yang dapat mengurangi sukacita jemaat.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Bima Iryanto serta keluarga;
- Pelayanan SM setiap Minggu pagi jam 08-09 sebanyak 4 kelas (Indria, Pratama, Madya, muda remaja), dilanjutkan dengan Ibadah umum;
- Bersyukur atas kehadiran SM rata-rata 17 anak + pemuda 7 org/minggu dan Ibadah umum 25 org/minggu;
- Bersyukur atas kesetiaan 4 org guru dan keperluan tambahan guru pengajar;
- Kesetiaan jemaat hadir beribadah.
