“Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka”
(Kisah Para Rasul 17:26)
Manusia hidup didunia, terdiri dari berbagai bangsa, masing2 sudah dijadikan oleh Allah dimana kita tinggal atau berada. Mereka mendiami seluruh muka bumi dengan batas batas kediaman mereka. (Kis 17:26).
Kita bersyukur tinggal di Indonesia. Mempunyai tanah yang subur dengan kemajemukan suku bangsa. Indonesia sudah berusia 77 tahun. Kemajuan bangsa terasa dengan pembangunan, teknologi, sistem dan hukum yang berlaku. Sebagai anak bangsa, orang percaya (gereja) apa yang bisa kita lakukan untuk Indonesia. Orang percaya bisa bersyukur, sudah dimerdekakan dari dosa karena Yesus sudah menebus dosa kita, oleh kasih karunia Allah (Rm 6;18) sehingga memperoleh hidup kekal (Rm 6:22).
Kemerdekaan manusia berasal dan diberikan oleh Allah, patut kita syukuri Sebagai anak bangsa kita tidak hanya bisa menikmati alam dan penghasilan dari negeri ini tetapi harus menjadi anak bangsa yang baik. Karena setiap manusia yang terlahir didunia diberikan bakat, talenta dan karunia Roh kudus bagi orang percaya.
Dalam alkitab Matius 25 :14-30 ada perumpamaan yang diberikan oleh Yesus kepada murid muridnya. Hal kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian keluar negeri, yang memanggil hamba2nya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Hamba yang baik dan setia segera melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya sehingga membuahkan hasil, sedangkan hamba yang jahat dan malas tidak melakukannya dan tidak ada hasil. Ini menggambarkan gereja umat Allah yang masing2 menerima talenta, karunia dari Tuhan yang dipercayakan dan sesuai kemampuan mereka untuk melakukan perintah-Nya. Setiap orang harus mempertanggung jawabkan karunia yang sudah diberikan dan dipercayakan. Kesempatan yang ada pada kehidupan kita mari kita jangan menunda, lakukan segera dengan tanggung jawab, walaupun talenta yang diberikan berbeda beda. Orang Kristen yang merdeka, hidup yang penuh kemerdekaan dapat dilihat kedewasaan pertumbuhan rohani dan untuk negaranya dengan cara :
- Umat Kristen harus taat kepada pemerintah (Rm 13:1-7).
- Berdoa untuk pemerintah (1 Tim 2:1-4 )
- Dengan talenta yang kita miliki ikut didalam pembangunan Indonesia bidang apapun dengan baik dan setia.
- Melalui gereja memberitakan Injil.
Firman Tuhan mengatakan bagi yang menggunakan talenta dengan baik maka akan diberkati dan yang tidak bekerja akan dihukum. Mari kita sebagai hamba yang dipercayakan oleh Yesus melakukan segera perintah-Nya dengan baik dan setia karena kita akan akan turut kebahagiaan Tuhan Yesus Sorga. Tuhan Yesus memberkati Amin.
(MS27082022)
Pokok Doa:
- Indonesia dapat mengendalikan inflasi, meningkatkan ketahanan pangan, pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi dengan baik;
- Organisasi kepanitiaan GBIK dapat terus bekerjasama, saling mengisi, menguatkan dalam melayani Tuhan;
- Jemaat yang undur, lemah lesu dapat kembali setia dan bertumbuh imannya serta berpegang pada anugerah keselamatan dari Tuhan sampai akhir hidupnya.
Pokok Doa TPW FILADELFIA, Todokuiha, Halmahera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Daniel Assa serta keluarga;
- Kesetiaan jemaat dalam berbakti dan ikut melayani;
- Pemulihan kesehatan jemaat yang sedang sakit;
- Jemaat yang sedang undur, agar aktif kembali.

Bapa Surgawi,
Terpujilah Tuhan Allahku karena pekerjaan Tuhan masih dilakukan dengan SETIA sejak Kitab TauratMu ditemukan kembali.(2Tawarich 34:12) Sampai hari ini masih ada Anak anakMu yang dengan SETIA menyelenggarakan pekerjaan Tuhan, bagian dari tugas, tanggung jawab rohani dan Kewajiban mereka di Gereja, Ladang Tuhan. Amin