“Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.”
(Ams. 14:34)
Cita-cita bangsa Indonesia adalah supaya negaranya aman, sentosa, makmur, adill, bahkan menjadi negara yang besar dan jaya. Itulah juga yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 Alenia ke-4. Namun perlu kita ketahui bersama bahwa kebesaran dan kejayaan suatu bangsa selain berada dalam tangan kuasa Allah Sang Pencipta langit, bumi, lautan, serta segala isinya, juga ditentukan oleh kita bangsa Indonesia sendiri (baik rakyat dan pemimpin negeri).
Karena itu Allah memberikan rahasia bagaimana suatu bangsa atau Negara, termasuk Indonesia agar dapat menjadi bangsa yang jaya melalui firman-Nya, yaitu bahwa: “Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa” (Ams. 14:34). Dari kebenaran firman Tuhan ini dengan jelas dapat kita mengerti bahwa untuk menjadi suatu bangsa yang jaya maka ada hal-hal prinsip yang harus dilakukan, antara lain:
- Jika bangsa itu memiliki rakyat yang takut akan Allah. Orang yang takut akan Allah akan menjauhkan diri dari kejahatan dan berkalungkan kebenaran (Ams. 3:7) sebab mata Tuhan tertuju kepada orang benar (Mzm. 33:18), berkat Tuhan juga ada di atas kepala orang benar (Ams. 10:6), sehingga jika rakyat hidup benar dan takut akan Tuhan sduah dipastikan akan meninggikan derajat suatu bangsa (Ams. 14:34).
- Jika bangsa itu memiliki para pemimpin takut akan Allah. Jatuh bangunnya suatu bangsa, maju mundurnya suatu bangsa terletak pada para pemimpinnya (Ams. 11:14). Karena itu kunci keberhasilan bangsa dan Negara atau diberkatinya bangsa itu tergantung sikap hidup para pemimpin bangsa yang takut akan Tuhan, sebab berkat Tuhan menyertai orang yang takut akan Tuhan (Mzm. 31:20).
- Jika rakyat dan pemerintah bersinergi membangun lembaga-lembaga yang menjawab kebutuhan bangsanya. Lembaga pertama yang perlu dibangun untuk kemajuan suatu bangsa adalah keluarga (Kej. 2:18) karena terbentuknya suatu bangsa adalah melalui keluarga. Lembaga kedua khususnya bagi anak-anak Tuhan yang perlu dibangun adalah gereja (Mat. 16:18). Lembaga ketiga yang perlu dibangun adalah sekolahan yang berkarakter Kristus dimana generasi penerus bangsa dapat di didik ilmu dan iman (Ams. 22:6). Lembaga keempat yang perlu dibangun adalah panti social (Yak. 1:27) sebagaimana yang Tuhan firmankan bagi kita semua.
Jadi Saudara yang dikasihi Tuhan, inilah rahasia suatu bangsa dapat maju dan jaya jika semua hal di atas dapat dilakukan dan tentunya kita sebagai anak-anak Tuhan dan sebagai anak bangsa punya peran vital untuk mebangun negeri ini. Ayo, berkarkater Kristus, belajar dengan tekun, raihlah cita-cita setinggi langit dan berikan apa yang kita punya bagi bangsa dan Negara Indonesia meskipun itu kecil. Merdeka! Tuhan Yesus memberkati.
(AP24082022)
Pokok Doa:
- Para pemimpin di tingkat daerah sampai pusat dapat melayani, mengayomi dan menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia;
- GBIK tetap dalam pimpinan penyertaan Tuhan sehingga program dan angaran dapat berjalan dengan baik, biaya operasional seluruh organisasi dan kepanitiaan dapat tercukupi;
- Jemaat GBIK setia dalam memberi persembahan persepuluhan, waktu serta pemikiran untuk bekerjasama dalam Gereja.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Tobelo, Halmahera Utara
- Jemaat yang lanjut usia & jemaat yang bekerja di luar daerah & di luar negeri;
- Anak-anak jemaat yang kuliah di STTBJ (Rian, Riki, Wili & Melki) & anak jemaat yang akan kuliah di luar daerah mulai bulan Agustus;
- Tahapan mencari & memutuskan Gembala sidang, kiranya Tuhan menolong proses ini;
- Rencana membangun gedung gereja di tahun 2023.
