“Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”. Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”
(Mat. 18: 21-22)
SRHI hari Senin 2 Mei 2022 kemarin mengajarkan kepada kita untuk rela mengampuni/memaafkan orang lain yang bersalah kepada kita sebagai wujud kita sudah diampuni dosa dan kesalahan kita oleh Tuhan. Mengampuni/memaafkan orang lain yang bersalah kepada kita adalah karakter dasar bagi orang percaya. Pertanyaannya, sampai berapa kali kita harus mengampuni/memaafkan orang lain tersebut? Perhatikanlah apa yang diajarkan Tuhan Yesus di bawah ini.
Dalam pengajaran “Perumpamaan tentang pengampunan”, Tuhan Yesus menyatakan, ada orang yang berhutang 10.000 talenta kepada seorang raja. Menurut Kamus Alkitab, satu talenta sama dengan 6000 dinar. Jadi kalau 10.000 talenta berarti 60.000.000 dinar. Satu dinar sama dengan upah pekerja harian dalam sehari, besar sekali hutang itu. Orang tersebut tidak mungkin dapat membayar sejumlah itu, maka ia lalu sujud menyembah raja, mohon kelonggaran waktu atas pelunasan hutang-hutangnya. Lalu tergeraklah hari raja tersebut, sehingga ia membebaskan semua hutang hamba itu (Mat. 18: 23-27).
Ironisnya, ketika ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang kepadanya 100 dinar (jumlah yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan 60.000.000 dinar), ia berlaku kasar kepada hamba tersebut. Walaupun hamba itu memohon untuk kelonggaran waktu pembayarannya, ia menolak dan akhirnya memasukkan hamba yang berhutang padanya itu ke dalam penjara. (Mat. 18:28-30). Mendengar peristiwa tersebut, raja yang membebaskan hutangnya marah besar dan menyerahkannya kepada algojo-algojo sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. (Mat. 18: 31-34). Inilah dampak dari orang yang tidak mau berterima kasih.
Bukan hanya mengenai jumlah hutang, pengampunan diberikan, tetapi juga berapa kali kita harus mengampuni? Tuhan Yesus dengan cepat menjawab pertanyaan Petrus tentang hal itu, yakni tujuh puluh kali tujuh kali (70 x 7 kali), seperti yang tertulis dalam ayat nats kita hari ini. Wauw luar biasa, banyak sekali, bukankah dunia mengajarkan tiga kali cukup mengampuni itu, selebihnya tiada ampun lagi. Bagaimana mungkin kita dapat melakukannya? Inilah pengajaran istimewa Tuhan Yesus, sudahkan kita melaksanakannya? Kita akan memiliki hati seluas samudera jika sudah melaksanakannya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI03052022)
Pokok Doa:
- Aparat kepolisian dan seluruh ASN yang tetap melakukan pelayanan publik selama masa liburan dipelihara dan disertai Tuhan;
- Rumah sakit dan klinik Kristen (khususnya Baptis) dapat menjangkau banyak orang dan menjadi sarana pemberitaan Firman Tuhan;
- Mengucapsyukur untuk Pembaptisan Sdri. Verina Mabel dan Sdri. Valerie A. Christabel, kiranya semakin banyak jemaat yang menerima dan menyatakan iman percayanya pada Tuhan Yesus Kristus.
Pokok Doa Cabang PURWONEGORO, Jawa Tengah
- Ibu Twenty Eko (istri GS) yang sedang mengandung dan prediksi persalinan tgl. 25 Mei 2022, semoga sehat, normal dan lancar;
- Jemaat yang sedang sakit dan dalam pemulihan : Bpk. Yadmadi, Bpk. Budi, Bpk. Saltiel;
- Jemaat yang sedang bergumul dalam mencari pekerjaan atau rindu membuka usaha mandiri;
- Putra/putri jemaat yang akan dan sedang melaksanakan ujian/tes.
