“Pandanglah kiranya, jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati.”
(Mazmur 13-4)
Dalam kehidupan di dunia tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita, banyak tantangan yang dihadapi. Ada saja tekanan jasmani maupun rohani dalam hidup ini. Bila kita merasa nyaman kadang kita melupakan Tuhan. Sebagai orang percaya yang berusaha taat kepada Tuhan, apakah ada yang merasakan Tuhan jauh dari kita, sehingga masalah yang dihadapi tidak kunjung dapat diselesaikan. Kitab Mazmur 13 yang dibaca inilah dialami oleh Daud. Kegemilangan hidup Daud tidak terlepas dari tekanan rohani, tidak merasakan adanya pertolongan Tuhan. Dan Daud merasakan ancaman dari musuh musuh nya. Sebenarnya Tuhan Maha Tahu dan Maha hadir, walaupun kita tidak merasakannya. Keadaan inilah yang merupakan salah satu proses pembentukan Tuhan kepada kita. Masalah ada di manusia yang bila nyaman tidak perlu kehadiran Tuhan. Tekanan demi tekanan dalam kehidupan terjadi dan Tuhan terasa jauh, tidak kunjung datang menolong, mulai kita merasakan tekanan psikologis dan fisik serta tekanan sosial lainnya.
Jalan menuju kemenangan Daud adalah menyerahkan tekanan yang dihadapinya kepada Tuhan dalam doa-doanya. Selain menyampaikan apa yang menjadi pergumulannya kepada Tuhan, melalui doa, Daud juga terbuka “telinga rohani”-nya. Demikian pula Roh Kudus akan menolong kita di saat-saat yang sulit ketika kita berdoa dengan sungguh-sungguh.
Dari pengalaman Daud, kemenangan terhadap masalah yang dihadapi dapat kita ambil kesimpulan sebagai berikut :
- Bentuk dan wujud kemenangan itu mengalami perubahan dalam hati, yaitu iman yang teguh kepada Tuhan. Ketika kita menceritakan semua masalah kepada Tuhan dan Roh Kudus berbicara di dalam hati, maka kita merasakan perbuatan baik dan pertolongan Tuhan.
- Kita mengalami sukacita di dalam Tuhan sehingga kita percaya segala penyelamatan berasal dari Tuhan. Tuhan ingin umatnya peroleh kemenangan.
- Kita merasakan kasih Tuhan dan keinginan untuk senantiasa taat dan bersekutu dalam Tuhan sehingga nama Tuhan dimuliakan.
Kita yang telah berada di dalam Kristus juga memiliki hak istimewa untuk menang melawan tekanan di dunia ini. Oleh sebab itu, marilah kita terus berdoa untuk memperoleh pertolongan dan jawaban dari Tuhan, agar mata kita tetap bercahaya dan tidak teridur.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
(MS09042022)
Pokok Doa:
- Doakan Pemerintah NKRI dalam meningkatkan pelayanan keamanan selama masa puasa agar terjaga dengan baik antar umat beragama;
- Doakan Rapat Perancang dilaksanakan hari Minggu tgl 10 April 2022 agar berjalan dengan baik dan dapat membuat keputusan dengan bijaksana dan benar;
- Doakan kebutuhan sandang, pangan, papan jemaat GBIK dapat terus tercukupi. Kiranya jemaat yang membutuhkan pekerjaan bisa segera mendapatkan kerja sesuai bidang masing-masing.
Pokok Doa Cabang IMANUEL, Rantau Prapat, Sumatera Utara
- Doakan ulang Tahun Gereja GBIK Cab Rantauprapat Bulan April dan memberikan hadiah untuk gereja berupa kursi 20 pcs dengan menggunakan Janji Iman;
- Doakan kegiatan gereja baik jam doa, PBI, WBI, KPW, KMBI, sekolah minggu: agar jemaat semakin giat didalamnya;
- Doakan rencana Jam doa semalaman pada tgl 15-16 mei, mengikuti kegiatan Induk GBIK, panitianya KMBI;
- Doakan Rencana Retreat Rohani Gereja bulan Juni 2022 mengunjungi MONUMEN PENGINJIL PERTAMA KETANAH BATAK TOBA LYMAN DAN MUNSON dari Gereja Baptis yang ada di Lobu pining. kiranya jemaat mendukung dan dana dana tercukupi.
