“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”
(Yohanes 15:1-2)
Pengusaha yang menanam pohon anggur akan menanam pohon anggur yang baik dan benar. Dia akan memberi pupuk dan menyiram, memeriksa bila ada tangkai yang berbuah dia akan bersihkan agar berbuah lebih banyak. Namun bila tidak menghasilkan buah, merusak tangkai yang lain maka akan dipotong dan dibuang. Pada kitab Mazmur bangsa Israel dilambangkan sebagai pohon anggur. Allah mengambil pohon anggur dari tanah mesir, dihalaunya bangsa bangsa dan Allah menanam pohon anggur itu. Engkau telah menyediakan tempat, berakarlah dia dan memenuhi negeri.
Pohon anggur yang digunakan dalam kitab Yohanes tertulis ketika Yesus dengan murid muridnya, memberi nasihat, peringatan serta penghiburan untuk setiap orang percaya kepada Nya. Karena sebentar lagi Yesus tidak bersama sama dengan murid murid Nya. Dalam kitab Yoh 15:1 Yesus berfirman : “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Menyatakan bahwa Yesus adalah pokok anggur yang benar dan Bapak Kulah pengusaha Nya. Banyak bangsa Israel dahulu hidup yang tidak benar. Yesus meyakinkan bahwa Allah Bapak Ku yang mengusahakan Nya, menandakan ada hubungan intim dan ketaatan Yesus kepada kehendak Bapa. Sebagai orang percaya maka kita dilambangkan sebagai tangkai pohon anggur yang hidup pada pokok anggur yang benar, yaitu Yesus. Allah yang mengusahakannya. Allah telah menyirami kepada umat Nya dengan Firman Tuhan, agar dapat bertumbuh dan berbuah. Dalam kehidupan memang sering terjadi masalah yang mau tidak mau harus dihadapi. Layaknya pohon anggur adanya panas, hujan, angin, hama dan sebagainya. Kita hidup dalam Tuhan maka akan menghasilkan buah. Dikatakan ranting berbuah dibersihkannya agar dapat berbuah banyak. Yesus menghendaki perilaku yang bukan hanya tidak berbuat dosa namun lebih dari itu berbuah banyak. Melayani orang yang memerlukan pertolongan, bersaksi, bekerja dengan baik. Bila ada pencobaan atau penderitaan, mereka tidak dapat melewati, maka akan dipotong dan dibuang. Karena hidup dalam pokok anggur yang benar, mereka akan dijaga, dirawat dan dibersihkan dengan maksud bisa melewati setiap tantangan yang dihadapi. Kita yang hidup dalam pokok anggur yang benar yaitu dalam Tuhan Yesus, akan dapat melewati setiap langkah kehidupan, dapat berbuah banyak menjadi berkat bagi orang lain dan nama Tuhan dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati Amin.
(MS13033022)
Pokok Doa:
- Doakan Indonesia dalam menjaga keamanan ketertiban seluruh wilayah NKRI, khususnya Papua. Kiranya TNI dan Polri dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selamat;
- Doakan GBIK dalam hal ini Panitia Bangunan menyiapkan Koster Gereja sebagai pengganti Bapak Sarmin yang sudah masa purna. Kiranya ada pengganti sesuai dengan kehendak Tuhan yang setia semangat melayani sesuai bidangnya;
- Doakan Jemaat GBIK yang bekejra, berkuliah/studi di luar negeri tetap dalam perlindungan Tuhan, terpelihara imannya, menjadi berkat buat keluarga.
Pokok Doa BPW SUMUR BANDUNG, Lampung Timur:
- Doakan ulang Tahun Gereja GBIK Cab Rantauprapat bulan april dan memberikan hadiah untuk gereja berupa Kursi 20 pcs dengan menggunakan Janji iman;
- Doakan pelayanan dan Kesehatan Gembala Sidang: Pdt. Yulius Eko serta keluarga;
- Mengucapsyukur untuk jemaat yang aktif dalam mengikuti setiap kegiatan gereja dengan tetap menjalankan protokol kesehatan;
- Doakan kelas persiapan calon baptisan yang sedang berjalan, dan juga rencana upacara baptisan di bulan April 2022;
- Doakan Kelas Persiapan Baptisan untuk 2 calon anggota: Pak Yunghin dan Sdri. Emanuella Zoe Gracia Cristy;
- Doakan rencana dan persiapan pelaksanaan kebaktian padang di Bulan April 2022.
