“Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.”
(Mzm. 4: 2)
Doa merupakan nafas rohani orang percaya, artinya doa merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat ditinggalkan. Kalau tubuh kita memerlukan oksigen, melalui nafas kita, kebutuhan oksigen terpenuhi, jika kita tidak dapat bernafas maka dalam hitungan menit kita akan mengalami kematian. Demikian juga rohani kita memerlukan doa setiap waktu, dengan doa kebutuhan rohani kita terpenuhi. Jika kita tidak berdoa, maka kehidupan rohani kita akan mati.
Daud adalah seorang gembala, seorang prajurit sejati, seorang raja yang penuh dengan keyakinan akan kuasa Allah, bahwa Allah yang telah menolong dan menyertai sepanjang hidupnya. Karena itu ia memiliki hubungan yang dekat dengat Allah. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya doa-doa yang dinaikkan kepada Tuhan.
- Frasa “Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku”, menunjukkan betapa dekatnya hubungan Daud dengan Allah. Daud meyakini Allah yang membenarkan dirinya dari berbagai kesalahannya, adalah Allah yang setiap saat mau mendengar apa yang menjadi keluh kesahnya. Keyakinan itulah yang membuat Daud berseru kepada-Nya.
- Frasa “Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku”, merupakan keyakinan yang mendasar akan kasih dan kuasa Allah dalam dirinya. Kesesakan hidup yang dialaminya sepanjang hidupnya, Allah lah yang memberi kelegaan. Hal ini tidak mungkin diucapkannya jikalau tidak pernah dialaminya.
- Frasa “Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku”, merupakan efek lanjut dari kedekatan dan keyakinan-Nya kepada Allah, tidak segan dan tidak canggung Daud berdoa menyampaikan apa yang menjadi ganjalan dalam hatinya mengenai sesuatu hal. Daud mohon belas kasihan Allah untuk mendengar dan mengabulkan doa dan seruannya.
Apakah Bapak, Ibu dan Saudara memiliki keyakinan seperti Daud yang begitu dekat dan percaya akan kuasa Allah mampu menolong dan menyelesaikan kesesakan hidup yang dialaminya. Ingat selalu apa yang dilakukan Daud dalam kesesakan hidupnya, ingatlah firman-Nya, “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh keyakinan, kamu akan menerimanya.” (Mat. 21: 22). Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI17012022)
Pokok Doa:
- Doakan GBIK diberkati untuk memberitakan Firman Tuhan secara luar biasa melalui ibadah yang diadakan secara streaming dan onsite;
- Doakan semua petugas pelayan sound system, peralatan dan publikasi dokumentasi;
- Daakan seluruh rakyat Indonesia tetap waspada, dapat menjaga diri dari virus varian yang baru.
