“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”
(Kejadian 28:15,16)
Yakub harus meninggalkan rumahnya. Ia diminta oleh Ishak ayahnya dan Ribka ibunya untuk segera pergi ke Padang Aram, ke rumah Betuel kakeknya dan tinggal di rumah Laban pamannya. Ia disuruh ayahnya agar segera pergi karena Esau berniat untuk membunuhnya. Esau dendam kepada Yakub karena Ishak telah memberkati Yakub dan meminta Yakub untuk tidak menikah dengan orang Kanaan. Esau sadar bahwa kedua orang tuanya tidak suka ia menikah dengan perempuan Kanaan. Esau tinggal menunggu waktu sampai ayahnya meninggal maka ia akan membunuh adiknya itu.
Dalam perjalanannya menuju Padan Aram, ketika Yakub tiba di suatu tempat (yang kemudian dikenal dengan nama Betel), hari mulai malam. Ia mencari sebuah batu dan menjadikannya alas kepalanya untuk tidur. Dalam tidurnya itu Yakub bermimpi melihat ada tangga yang didirikan di bumi dan ujungnya sampai ke langit. Dia melihat malaikat Allah turun naik di tangga itu. Dalam mimpinya itu juga ia melihat Allah berdiri disampingnya dan memberkati Yakub.
Betel adalah daerah yang paling tandus di seluruh dunia. Jaraknya kira-kira 25 Km dari Yerusalem. Tidak ada tanaman di tempat itu, hanya penuh dengan batu dan sedikit tanah. Tidak ada tanda kehidupan, tidak ada air, tidak ada sumur di sekitar daerah itu. Benar-benar tandus. Dan . . . tidak ada tanda-tanda kehadiran Allah di sana. Tetapi pada malam itu ketika Yakub tidur beralaskan batu dan dia melihat ke atas, dia melihat bintang-bintang yang tidak terhitung banyaknya. Tetapi dia terlalu lelah dan tertidur. Dan dalam tidurnya itu Allah menampakkan diri kepadanya serta memberikan janji yang sangat istimewa: “Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” Ketika Yakub bangun dari tidurnya ia berkata: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya” (Kejadian 28:13-16).
Sering kali dalam kehidupan kita, kita juga merasa berada dalam tempat yang sedemikian gersang dan tandus. Tidak ada tanda-tanda yang menggembirakan. Hanya batu-batu yang keras. Tidak ada suasana kehadiran Allah. Kiri kanan hanya ada orang-orang yang tidak menyukai kita. Sumber-sumber air terasa tersumbat. Hidup kita kering dan gelap. Tapi jangan putus asa. Mari seperti Yakub melihat ke atas. Temukan janji-janji Allah yang sangat luar biasa. Allah dapat meyakinkan Anda bahwa sesungguhnya Ia, Allah, ada bersama Anda.
Ingat juga akan pengalaman murid-murid Yesus yang sedang berada dalam perahu di tengah danau yang dilanda angin topan pada malam hari. Yesus datang berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Yesus, mereka takut sebab mereka menyangka itu hantu. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Matius 14:27).
Tuhan kita Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup. Dia selalu ada bersama kita, bersama saya dan Anda juga.
(JET14012022)
Pokok Doa:
- Doakan persiapan para guru SM untuk melayani di hari minggu ini;
- Doakan hikmat Tuhan bagi pemerintah dalam membantu masyarakat yang terkena bencana alam banjir di Papua;
- Doakan kesehatan bagi murid2x Kelas Madya dan Tunas Muda , juga kiranya mereka semangat belajar Firman Tuhan . Setiap hari juga membaca Alkitab.
- Doakan Rapat Perancang hari ini , menghasilkan keputusan sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus.
