“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Mat. 1: 21)
Dalam dunia perekonomian, segala langkah harus memiliki nilai ekonomi yang baik. Penghidupan ekonomi masyarakat bawah sangat mengalami kesulitan di saat-saat tertentu. Untuk hal-hal tersebut orang rela melakukan apa saja demi mendapatkan keuntungan. Dengan kedatangan Tuhan Yesus kedalam dunia ini, sebenarnya siapa yang diuntungkan?
Berdasarkan ayat nats kita hari ini, dengan jelas dinyatakan yang mendapat keuntungan adalah umat-Nya. Mereka yang sudah jatuh dalam gelimang dosa, oleh kehadirannya dapat diselamatkan. Ayat tersebut tidak menyatakan dengan jelas mengapa demikian? Ayat-ayat selanjutnya dalam SRHI ini akan memperjelas duduk persoalan yang sebenarnya. Dalam Yoh. 3:16 dinyatakan dengan tegas, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Ayat ini mempertajam jawaban atas pertanyaan judul. Umat yang bagaimana yang diuntungkan Tuhan? Umat manusia sangat beragam versinya, “hanya umat yang percaya kepada-Nya” yang diselamatkan. Dari dua ayat tersebut jika dirangkum akan berbunyi: Tuhan menawarkan keselamatan secara umum kepada semua umat, namun hanya umat yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi yang diselamatkan.
Bagaimanakah ciri-ciri orang yang sudah diselamatkan? Salah satu ciri orang yang sungguh-sungguh percaya Yesus adalah : “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. …. (Yoh. 14: 1-14). Ini menjadi lebih jelas dan spesifik umat Tuhan yang terselamatkan. Tidak semua orang berseru yang bertindak atas nama Tuhan, ikut diselamatkan. Percuma keluar masuk kota dan desa, kalau pengakuannya semu, hanya untuk mendapatkan popularitas semata.
Jelas sudah dan terjawab pertanyaan dalam judul hari ini. Pertanyaan menggelitk berikutnya adalah: Apakah kita sebagai orang percaya masuk dalam bagian tersebut atau tidak? Pastikan diri kita mendapat keuntungan dari kedatangan-Nya, Amin.
(RI13122021)
Pokok Doa:
- Doakan semua jemaat dalam yang menikmati kebersamaan dalam keluarga menjadi keluarga dalam Tuhan yang harmonis dan menjadi saksi buat orang disekelilingnya;
- Doakan keluarga, tetangga, teman sekolah/kantor;
- Para penginjil baik para misionaris, para pendeta, para diakon, para panitia dan jemaat terkhusus di GBIK dapat mengkabarkan Firman Tuhan dengan baik dan banyak jiwa yang dimenangkan;
- Doakan gereja-gereja yang ada, lembaga kemasyarakatan yang dimiliki gereja terkhusus organisasi baptis yang melayani masyarakat, membagi kasih, menghadirkan Tuhan melalui kesaksian dan mengkabarkan Firman Tuhan yang selalu mengandalkan Tuhan untuk kemuliaan Tuhan;
- Naikan doa pujian dan penyembahan secara pribadi atau keluarga, jadikan rumah kita sebagai mezbah Tuhan dan setiap anggotanya pekerja-pekerja di ladang Tuhan sesuai dengan talenta yang kita miliki;
