“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.“ (Ams. 1:7)
Seorang mahasiswa pada waktu ujian akhir semester kedapatan tertangkap basah sedang menyontek dari contekan yang sudah dibuat dan dipersiapkan dari rumah. Ketika ditanya dosennya, mengapa melakukan hal itu?, dengan santainya ia menjawab bahwa ia ingin segera berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan hasil yang maksimal. Apakah benar demikian? Ternyata akhirnya ia harus mengulang pada mata kuliah itu pada semester berikutnya.
Tindakan mahasiswa tersebut bukan hanya tidak takut kepada teman dan dosennya, namun juga tidak takut kepada Tuhan. Kalau teman-teman dan dosennya mungkin dapat dikelabuhi, tetapi Tuhan adalah Mahatahu yang tidak mungkin dikelabuhinya. Bagaimana mungkin orang yang tidak takut akan Tuhan dapat cepat berhasil dengan baik? Paling kalau “selamat” tidak ketahuan saat menyontek, keberhasilan yang diperolehnya adalah keberhasilan semu, .
Prinsip “Hidup takut akan Tuhan” adalah kunci utama jika kita mau berhasil. Takut akan Tuhan bukanlah suatu respon seperti kita takut, pada saat atau setelah menonton film horor. Dalam terjemahan BIS, Ams. 1: 7 berbunyi: “Untuk memperoleh ilmu sejati, pertama-tama orang harus mempunyai rasa hormat dan takut kepada TUHAN. Orang bodoh tidak menghargai hikmat dan tidak mau diajar.” Jadi takut akan TUHAN berbicara tentang sikap hati yang tunduk serta menghormati Tuhan dalam tindakan nyata, melalui tidak mau menyakiti hati TUHAN dengan melanggar firman-Nya.
Ingatlah selalu Kol. 3: 23 : “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Jikalau kita memegang teguh ayat ini, maka kita tidak akan gegabah melakukan aktivitas kita sehari-hari, kita tidak akan berani melakukan tindakan-tindakan yang curang, jahat, jahil sekalipun dengan maksud untuk bercanda. Ingat semua aktivitas, kita lakukan untuk Tuhan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian kita dapat menghindarkan diri dari bersikap dan bertindak yang tidak takut akan Tuhan, karena sikap dan tindakan sekecil apapun, berpengaruh terhadap keberhasilan kita. Ingatlah keberhasilan demi keberhasilan selalu diawali dengan sikap takut akan Tuhan. Tuhan memberkati, Amin.
(RI15112021)
Pokok Doa:
- Doakan Pemerintah Indonesia dalam membenahi perekonomian terdampak Pandemi yang berkepanjangan di Negeri ini melalui UMKM bantuan modal usaha dapat menumbuhkan perputaran ekonomi berkembang dan hasilnya berguna untuk masyarakat Indonesia;
- Doakan GBIK dalam menjalankan Visi Misi nya Tuhan pimpin dalam pelaksanaanya berjalan lancar semua organisasi dan kepanitiaan dapat berkerja sama untuk keperluan GerejaNya;;
- Doakan Jemaat Pemuda Pemudi yang sedang mencari pasangan hidup biar mendapatkan pasangan hidup yang se Iman sehati sehingga menjadi sukacita dlm keluarganya.
