“Semoga anak laki-laki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada masa mudanya, dan anak-anak perempuan kita seperti tiag-tiang penjuru yang dipahat untuk bangunan istana.”
(Mzm. 144: 12)
Mazmur pasal 144 ini merupakan tulisan Daud setelah ia menjadi raja Israel. Saat menuliskan Daud merasa bahwa sangat diperlukan generasi muda yang dapat mendarmabaktikan seluruh hidupnya bagi bangsa dan negaranya. Daud berdoa dengan sungguh-sungguh kelak putra-putrinya dapat terbeban untuk memajukan bangsanya melalui tenaga, pikiran dan seluruh eksistensinya.
- Doa Daud itu mengharapkan anak-anak laki-lakinya dan perempuannya menjadi sesuatu. Yang dimaksud anak-anaknya ini bukan hanya anak-anak Daud secara jasmani yang terlahir dari darah dan dagingnya, tetapi juga setiap anak-anak laki-laki dan perempuan bangsa Israel lainnya.
- Daud berharap anak-anak laki-laki menjadi seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada masa mudanya. Seperti “tanam-tanaman” bukan seperti ilalang atau semak duri, karena Daud tahu ilalang dan semak duri memiliki konotasi yang negatif, mengganggu tumbuhan lain atau berbahaya bagi manusia. Tanam-tanaman yang dimaksud adalah tanaman yang menjadi besar, artinya tinggi dan rindang, yang berguna untuk banyak orang dengan keteduhannya dan kayu-kayunya dapat dipakai untuk kebutuhan manusia. Tanam-tanaman juga dapat dinikmati keindahan bunganya yang memberi kesegaran lingkungannya. Juga buah dari tanaman itu berguna untuk orang dengan kelezatan rasanya, sekaligus mencukupi akan kebutuhan nutrisi vitamin yang diperlukan tubuh manusia.
- Daud berdoa agar anak-anak perempuannya seperti tiang-tiang penjuru yang dipahat untuk bangunan istana. Daud merindukan mereka bertumbuh dengan peran yang penting bagi bangsanya sebagai pilar-pilar kokoh yang terpahat indah di bangunan istana kerajaan. Bukan hanya kekuatan yang dirindukan tetapi juga keindahan, keanggunan saat dilihat banyak orang dalam bangunan istana itu.
Hendaknya kerinduan Daud juga menjadi kerinduan kita, di mana anak laki-laki dan perempuan kita dapat bertumbuh dengan baik sehingga menjadi berguna untuk bangsa dan Negara. Melalui peran strategis yang dimilikinya, mereka berperan nyata demi kejayaan negeri tercinta. Mari menjadi anak muda yang peka terhadap kondisi bangsanya. Tuhan memberkati, Amin.
(RI02082021)
Pokok Doa:
- Bersyukur untuk pemeliharaan Tuhan Yesus atas diri , keluarga , pelayanan , pekerjaan dan negara ;
- Doakan kegiatan vaksisnasi bagi masyarakat di seluruh wilayah di Indonesia , kiranya berjalan lancar untuk kemuliaan Tuhan;
- Doakan jemaat GBIK terus mengandalkan Tuhan Yesus dalam keseluruhan hidup;
- Doakan keluarga Almh. Ibu Yayuk di berikan damai dan sukacita;
- Mari kita mendoakan, mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara2 kita terkasih, yang sedang terpapar virus COVID:
* Bp. Andry Yudo (adik Bp. Satrio Yudo, dirawat di RSUD Duren Sawit)
* Ibu Manurung (Ibu dari Bp. Donald Napitupulu, dirawat di RS JMC)
* Ibu Vincent (putri Ibu Aling AKOEN)
2.
3.
4. .
5. n
