“Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud mnyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.”
(Mzm. 5: 8)
Dalam khotbah minggu kemarin, kita sudah mendengar bahwa menjadi orang setia itu tidak mudah semudah mengucapkannya, tetapi pada umumnya banyak orang merindukan dapat menjadi pribadi yang setia. Itulah sebabnya menjadi setia perlu pembelajaran tersendiri, sehingga setelah proses pembelajaran diharapkan akan dengan kesadaraan sendiri bertekad untuk menjadi pribadi yang setia.
Berdasar atas ayat tersebut di atas, kita bisa menyatakan bahwa oleh karena kasih setia Tuhan kepada kita, terdapat tiga hal yang mestinya terjadi dalam kehidupan orang percaya, yaitu :
- Akan masuk ke dalam rumah Tuhan. Kasih setia Tuhan begitu besar bagi umat manusia tidak terkecuali, semua orang mendapatkan limpahan rahmat-Nya. Namun berapa banyak orang yang dapat memenuhi apa yang dituliskan Daud dalam ayat tersebut? Berapa banyak orang yang mau datang ke dalam rumah Tuhan? Selayaknya setiap orang yang merasakan limpahan kasih setia Tuhan, tidak bisa tidak, mesti datang ke rumah Tuhan. Di manakah posisi Anda?
- Akan menyembah Tuhan ke arah bait Tuhan. Orang akan bertanya untuk apa datang ke rumah Tuhan? Rumah Tuhan adalah “tempat tinggal Tuhan”, maka di situlah kita berkomunikasi dengan Tuhan, menyampaikan rasa syukur atas kasih setia-Nya, sujud menyembah kepada-Nya sebagai bentuk pengakuan Dia adalah Allah yang Mahakuasa pengasih dan penyayang umat-Nya, dan hanya kepada Dia kita menyembah.
- Akan menyembah dengan takut akan Tuhan. Bagaimana sikap kita dalam menyembah Allah di dalam Bait Allah? Daud memberi contoh menyembah Allah harus dengan rasa takut akan Tuhan. Takut bukan dalam arti tidak berani bertemu dengan-Nya, atau menyembah-Nya dengan gemetar seluruh tubuh kita. Takut akan Tuhan berarti bersikap hormat, segan, dan akan selalu berusaha menjunjung tinggi firman yang diajarkan-Nya.
Melalui ayat tersebut Daud mengajarkan kepada kita perlunya menyadari dengan sungguh-sungguh kasih setia Tuhan yang tiada batasnya kepada kita umat-Nya. Kasih setia Tuhan tersebut perlu kita sambut dengan tangan terbuka, membalasnya dengan ketulusan hati, kita datang ke rumah-Nya untuk menyembah Dia dengan rasa takut akan Dia. Selamat menjadi pribadi yang setia. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI03052021)
Pokok Doa:
- Kondisi keamanan di wilayah Papua kiranya dapat semakin kondusif. Doakan para aparatur negara yang bertugas menjaga dan mencegah tindakan kelompok bersenjata;
- Upaya Pemerintah dan Bio Farma menyiapkan 18 juta vaksin covid-19 untuk didistribusikan selama bulan Mei;
- Kesatuan dan kesetiaan seluruh panitia gereja dalam mengerjakan pelayanan di Bulan Mei. Kiranya terus terbanung koordinasi yang baik antar panitia gereja.
