“Kristus telah menebus kita dari kutuk Hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib.””
(Gal. 3: 13)
Penebusan berarti pembebasan dari sesuatu yang jahat dengan pambayaran suatu harga, artinya lebih dari sekedar pembebasan saja. Paa masa Perjanjian lama, tawanan perang dapat dibebaskan berdasarkan pembayaran suatu harga yang disebut uang tebusan (Bahasa Yunaninya Lutron). Budak-budak dapat dibebaskan dengan suatu proses pembayaran uang tebusan.
Kehidupan umat manusia tidak ada kecualinya, semua telah berada di bawah kuasa dosa karena memang “Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. (Rm. 3: 23). Berdasarkan Hukum Taurat orang yang demikian telah berada dalam “tiang gantungan terkutuk”, “Terkutuklah orang yang tidak menepati perkataan Hukum Taurat ini dengan perbuatan …” (Ul. 27: 26). Jadi setiap orang yang mengarahkan hidupnya berdasarkan Hukum Taurat harus tunduk sepenuhnya kepada Hukum Taurat itu, sementara tidak ada seorang pun yang berhasil memenuhi tuntutan Hukum Taurat. Akibatnya kutuk Hukum Taurat tidak dapat dielakkan.
Satu-satunya jalan yang benar yang menuntun kepada hubungan yang benar dengan Allah, yaitu jalan yang membawa pendamaian adalah jalan iman, iman kepada Tuhan Yesus yang dengan kuasa-Nya mendamaikan umat manusia yang terputus hubungannya dengan Allah. “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal itu dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.” (Rm. 3:25). Tuhan Yesus melalui darah-Nya yang kudus telah membebaskan setiap orang percaya dari kutuk Hukum Taurat. Ia rela menjadi “yang terkutuk” dengan membayar mahal harga melalui tercurah darah-Nya di bukit Golgota. Itu semua dilakukan oleh karena kasih-Nya kepada semua orang.
Jadi kita tidak bisa mengarahkan hidup kita berdasarkan Hukum Taurat dan Iman kepada Tuhan Yesus Kristus dalam waktu yang bersamaan. Kita harus memilih mana jalan yang harus kita lewati untuk menuju kepada jalan pendamian dengan Allah, dan jalan itu adalah jalan iman kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI22032021)
Pokok Doa:
- Proses pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata dapat berjalan dengan baik dan tertib sehingga tidak menimbulkan kluster covid baru;
- Rencana upaya Pemprov DKI menyediakan bus sekolah untuk memudahkan proses vaksinasi lansia agar dapat terlaksana dan terkoordinir dengan baik;
- Mendoakan kesiapan hati dan komitmen jemaat yang mengikuti kelas calon baptisan: Erwin Oscar Sitompul, Gracesia Anita Kristiani, Cheryl Boediono, Puji Santoso dan Verrel Revanza Difininga.
