“Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.”
(1 Tesalonika 5:9-11)
Menurut para psikolog, manusia dibagi dalam 4 sifat dasar manusia, yaitu: Melankolis, Koleris, Sanguin dan Plegmatis.
Jikalau ada yang bertanya kepada Anda, “Anda termasuk tipe yang mana?” Apakah Anda seorang yang ramah? Seorang yang mudah bergaul? Apakah Anda seorang yang percaya diri, bisa nyaman dalam setiap kelompok? Atau apakah Anda seorang yang tertutup, menikmati aktifitas sendiri, tidak mau mengganggu orang lain dan juga tidak mau diganggu orang lain? Dengan kata lain Anda tidak peduli dengan orang-orang disekitar Anda. Anda tidak tertarik ikut mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan di gereja misalnya.
Mungkin itu keadaan Anda saat ini, tetapi itu bukan cara yang dikehendaki Tuhan. Tuhan menciptakan kita bukan seperti itu. Apa yang dinyatakan oleh Alkitab? Mari membaca 1 Tesalonika 5:1-11. Dalam beberapa ayat sebelum ayat-ayat ini, Rasul Paulus berbicara tentang hal-hal yang akan terjadi pada waktu Yesus datang yang kedua kali. Apa yang terjadi kepada kita yang percaya kapada Tuhan Yesus, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal. Ketika Yesus datang, firman Tuhan berkata semua yang telah meninggal dalam Kristus akan dibangkitkan dan “kita yang masih hidup akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lmanya bersama-sama dengan Tuhan” ( 1 Tesalonika 4:16-17).
Dalam suratnya kepada gereja di Tesalonika ini Rasul Paulus mengingatkan mereka dan kita juga, bahwa kita adalah anak-anak terang, bukan anak-anak kegelapan. Kita tidak hidup dalam kegelapan sehingga hari kedatangan itu mendapati kita seperti pencuri. Kita harus selalu siap menantikan kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. Kita harus selalu berjaga-jaga. Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, melainkan untuk beroleh keselamatan oleh Kristus Yesus Tuhan kita yang telah mati untuk kita.
Supaya kita hidup bersama-sama dengan Dia, Rasul Paulus memberikan beberapa nasihat yang patut kita lakukan menjelang kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Salah satunya adalah “Nasihatilah seorang akan yang lain”. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari tertulis: “Sebab itu, hendaklah kalian tetap saling mendorong dan saling menguatkan”.
Allah menyelamatkan kita supaya kita menjadi keluarga Allah. Kita menjadi anak-anak-Nya. Sebagai satu keluarga kita perlu menjalin hubungan yang erat di antara sesama kita. Kehidupan Kristen adalah kehidupan yang terbentuk melalui hubungan. Hubungan kita dengan Allah. Hubungan kita dengan Tuhan Yesus dan hubungan kita dengan Roh Kudus. Untuk itu kita patut menjalin hubungan yang erat antar sesama kita. Rasul Paulus berkata kita perlu saling menasihati. Kita perlu saling mendorong, memberi semangat kepada yang lemah, saling mengingatkan.
Sebagai penutup, mari mengingat pesan Rasul Paulus: “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (Efesus 4:29-32).
(JET19022021)
Pokok Doa:
- Doakan Rapat Perancang yg akan dilaksanakan tgl 19 Feb 2021, agar berjalan dengan lancar dan semua panitia dapat memberikan laporan;
- Berdoa untuk jemaat yang sedang dalam mencari sekolah atau Universitas yang tepat dan biaya tercukupi;
- Mari terus dukung pemerintah kita terus tetap berusaha untuk membuat ataupun memberi vaksin agar tepat sasaran.
