“Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”
(Flp. 2:13)
Bagi orang yang terbiasa hidup dalam persoalan, ia akan lebih kuat menghadapi dinamika kehidupan yang ada. Namun bagi orang yang tidak terbiasa menghadapi persoalan terkadang kehidupannya menjadi sangat ketakutan dan gampang rapuh, tidak tahu kemana tujuan langkah hidupnya, berapa lama ia akan sampai pada tujuannya, atau apa yang akan terjadi ketika sampai pada tujuannya. Dan jika itu terjadi dalam hidup kita, apa yang harus kita lakukan? Ingatlah bahwa jalan menuju kebahagiaan dan mukjizat Allah kadang harus melewati hal, jalan, dan hidup yang tidak nyaman bahkan menyakitkan agar kita mau belajar untuk bergantung sepenuhnya kepada Allah dengan cara bertindak sesuai porsi kita dan bersabar dalam menantikan kuasa dan karya-Nya seperti firman Tuhan dalam Filipi 2:13 yang berkata bahwa: “Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.“ Kata “bekerja” dalam bahasa Yunani artinya adalah energos. Dan dari situlah kita menyerap kata “energi”. Jadi Tuhan merupakan penggerak energi dalam hidup kita. Itu sebabnya sebagai orang Kristen, harus meyakini bahwa setiap langkah kita, apa yang kita kerjakan, dan apa yang kita hadapi tidak sendirian. Allah beserta kita, Allah ada di dalam kita, dan Allah ada untuk kita.
Janganlah kita berusaha hanya dengan tekad bulat dan menggunakan kekuatan sendiri karena itu justru akan membuat pikrian dan hati kita semakin kacau, tetapi berdiam dirilah, bersabarlah sebab Tuhan akan beperang untuk kita (Kel. 14:13) dan senantiasa menyertai kita (Mat. 28:20b). Alkitab juga berfirman kepada kita bahwa kita tidak dibiarkan Allah sebagai anak yatim piatu. “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku akan datang kembali kepadamu. Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu” (Yoh. 14:18,20). Sungguh ini adalah janji Tuhan kita Yesus Kristus yang luar biasa bagi kita. Dalam Roma 8:31 juga dikatakan bahwa “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”
Jadi, sekarang sabarlah dalam menanti jawaban Tuhan sebab jika kita bersabar berarti kita memahami karya Tuhan dan mengimani bahwa Allah kitalah yang bekerja untuk kita. Buanglah perspektif kita yang buruk tentang Allah dan jadikan situasi yang sulit dalam diri kita menjadi sebuah kemenangan karena Allah yang bekerja buat kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati.
(AP16022021)
Pokok Doa:
- Terus doakan Gereja agar dapat menjangkau jemaat yang saat ini sulit untuk dapat mengikuti Sekolah Minggu karena keterbatasan kemampuan;
- Dukung dalam doa Sekolah Minggu kita tetap dapat memberikan pelajaran yang dapat digunakan pada semua kelas dengan menumbuhkan iman melalui Sekolah Minggu;
- Dukung pemerintah kita agar tetap berusaha dalam memberikan vaksin dengan baik dan benar dan tujuannya untuk masyarakat yang lebih baik.
