“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”
(Yesaya 9:5)
Seperti pada umumnya ketika memasuki bulan Desember, umat Kristen di seluruh dunia disibukkan dengan berbagai kegiatan untuk memperingati kedatangan Allah ke dunia untuk misi penyelamatan umat manusia, sehingga Ia harus datang ke dunia dalam wujud manusia dengan cara terlahir melalui seorang perawan Maria tanpa campur tangan seorang Laki-laki (Mat. 1:18-25; Luk. 2:1-7). Dan pada hari kelahiran-Nya itu, bukan hanya orang Kristen tetapi semua orang di dunia ini menyebutnya sebagai “Hari Natal”.
Oleh karena tahun 2020 ini masih dalam masa pandemic Covid-19, maka penulis rindu dan mengajak kita semua untuk tidak fokus pada situasi dan kondisi saat ini (karena Natal pertama situasi dan kondisi yang terjadi juga hampir sama dengan situasi dan kondisi sekarang ini), tetapi tetap fokus pada berita Natal yang tidak pernah usang dan berubah, dimana seperti dalam nubuatan nabi Yesaya, bahwa Yesus Kristus yang datang ke dunia dalam wujud manusia adalah Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai (Yes. 9:5).
Dalam SRHI kali ini, kita akan membahas tentang Yesus Kristus sebagai Penasihat Ajaib. Nabi Yesaya melihat ke masa depan, peristiwa yang akan terjadi + 740 tahun akan kedatangan Yesus Kristus dari Nazaret dan mengungkapkannya dengan ungkapan mulia, “Nama-Nya akan disebutkan orang Penasihat Ajaib”. Iya, karena memang Ia adalah Allah itu sendiri (Khotbah: Minggu, 6 Des 2020 Oleh Pdt. Radik Irianto). Namun perenungan kita sekarang ini adalah, Ajaib dalam hal apa yang dimaksudkan dalam diri Sang Penasihat (Yesus Kristus) itu?
- Yesus Kristus adalah Ajaib dalam sifat-Nya. Yesus Kristus adalah Mulia dalam pengertian, perasaan, dan pikiran-Nya yang tidak dimiliki oleh manusia lain. Dalam Yohanes 10:30, Yesus Kristus mengatakan “Aku dan Bapa adalah satu.” Dalam Yohanes 14:9 Ia juga mengatakan lebih dalam lagi “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa”. Rasul Paulus mengatakan bahwa sebelum Kristus menjadi manusia, Ia ada dalam bentuk asli “walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan” (Flp. 2:6). Alkitab menjelaskan bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah Yang Mulia, Agung dengan kelengkapan sifat, kemuliaan, hormat dan kuasa yang menjadi milik Allah. Dia adalah Allah. Sementara Dia adalah Yang Mulia dan Agung, pada saat yang sama Ia juga benar-benar manusia (Yoh. 1:14)
- Yesus Kristus adalah Ajaib dalam Karakter-Nya. Karakter yang dimiliki Yesus Kristus adalah benar-benar sempurna sebab Ia tanpa noda dan cela. Yesus Kristus tidak hanya tanpa kesalahan tetapi semua karakter baik ada pada-Nya. Ingat bagaimana selama Yesus Kristus hidup di dunia yang memusuhi dan mencari kesalahan atau ketidaksempurnaan-Nya, tidak ada satupun dijumpai dalam diri-Nya. Ajaib karakter-Nya diwujudkan dalam kasih dan ketaatan-Nya kepada Bapa dengan melakukan semua kehendak Bapa (Yoh. 6:37-39). Ajaib karakter-Nya juga diwujudkan dalam kasih-Nya kepada sesama termasuk manusia yang memusuhi-Nya (Luk. 23:34).
- Yesus Kristus adalah Ajaib dalam Pekerjaan-Nya. Kematian Yesus Kristus demi menebus manusia yang berdosa, bertobat, dan yang percaya kepada-Nya sangatlah sempurna. Alkitab katakana “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi berdosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (2 Kor. 5:21). Ini sungguh-sungguh ajaib. Yesus Kristus tidak hanya melakukan penebusan dosa, Ia juga memiliki kuasa untuk memerdekakan kita dari perbudakan dosa, setiap orang yang menaruh percaya kepada-Nya (Yoh. 8:36). Dan firman Tuhan katakan juga kepada kita: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Kor. 5:17).
Jadi Saudara, mari kita tetap bersukacita dalam menyambut Natal 2020 walaupun dalam masa pandemic Covid-19, karena Allah yang kita sambut, peringati, dan rayakan adalah Penasihat Ajaib bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya. Dan yakinlah kalau Ia mampu mengalahkan kuasa maut dan dosa, itu berarti Ia mudah untuk mengalahkan segala persoalan yang melanda dunia, Indonesia, bahkan pribadi kita masing-masing asalkan kita semua tetap sabar menanti jawaban Tuhan. Selamat menyambut dan memperingati Hari Natal 2020. Tuhan Yesus memberkati.
(AP08122020)
Pokok Doa:
- Doakan Gembala Sidang dan para pendeta, kiranya trus diberikan kesehatan dlm melayani jemaat selama Pandemi ini;
- Bedoa untuk jemaat yg terkena Virus Corona, Tuhan kuatkan dan dibrikan kesembuhan sempurna;
- Doakan para teroris yg ada diPoso dan dimanapun mereka berada kiranya boleh merasakan lawatan Tuhan.
