“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil”
(Mzm. 119: 105-106)
Pelita atau obor atau dian adalah suatu benda yang dapat menyala dan apabila dinyalakan. Sinar dari pelita itu dapat menerangi sesuatu yang dalam keadaan gelap. Sesuatu yang dapat menyebabkan pelita itu bisa menyala adalah minyak atau sejenisnya. Pelita itu biasa dipakai di perkampungan yang belum ada listrik. Dengan membawa dan menyalakan pelita itu orang yang pada malam hari akan keluar rumah, tidak akan mengalami kesulitan.
Pemazmur pada waktu menuliskan lirik Mazmur ini pasti telah mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh berdasarkan pengalaman hidupnya. Tiga pemahaman yang dapat kita peroleh dari Mazmur 119:105-106 ini adalah :
- Firman Tuhan adalah pelita bagi hidup orang percaya. Pemazmur menuliskan firman Tuhan itu sebagai pelita bagi kakinya. Ini berarti bahwa firman Tuhan telah menjadi panduan dalam hidupnya, menjadi suatu sarana yang baik untuk menikmati terang kasih Tuhan. Karena itu janganlah kita melupakan firman-Nya sepanjang hidup kita.
- Firman Tuhan adalah terang bagi jalan hidup orang percaya. Pelita itu jika difungsikan dengan baik akan menjadi terang yang menerangi saat dalam kegelapan. Namun pelita itu tidak akan berfungsi dengan baik, jika tidak dinyalakan. Firman Tuhan itu akan berfungsi dengan baik, jika orang percaya melaksanakan firman itu dalam kehidupannya sehari-hari.
- Pemazmur (baca orang percaya) bertekad menepati Firman Tuhan. Ini adalah sikap yang tepat dalam merespon setiap firman yang didengar, dipelajari dan direnungkannya. Mengapa demikian? Karena firman Tuhan akan hilang begitu saja dalam ingatan dan nurani kita seiring dengan berlalunya waktu, jika tanpa ada tekad menepatinya. Sekalipun Pemazmur dalam kondisi tertindas, sekalipun dalam jerat musuh, ia tetap akan hidup sesuai firman-Nya, ia tidak akan sesat dari titah-titah-Nya. (Mzm. 119: 107, 110).
Firman Tuhan sungguh merupakan sesuatu yang istimewa bagi orang yang memercayainya, karena mampu menjadikan orang percaya mengalami pertumbuhan rohani. Benarlah apa yang difirmankan-Nya, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Tim. 3:16). Tuhan memberkati, Amin.
(RI09102020)
Pokok Doa:
- Upaya Kementerian PUPR membangun ratusan unit blok rusun di berbagai wilayah Indonesia kiranya dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
- Upaya penyelesaian kasus hukum, khususnya korupsi dan narkoba pada masa pandemi kiranya bisa terus berjalan dengan baik;
- Petugas Kebaktian Anak tanggal 14 dan 28 November kiranya dapat mempersiapkan diri dengan baik. Jemaat terus mendukung dan memfasilitasi anak-anak bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
