“Tetapi Ia berkata kepada mereka: ”Kamu harus memberi mereka makan!” Mereka menjawab: ”Yang ada pada kami tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini.”
(Lukas 9:13)
Setiap orang Kristen pasti kagum, hormat, dan respek kepada Tuhan Yesus. Pada waktu Tuhan Yesus melayani di dunia, banyak orang sangat kagum akan mukjizat yang dilakukan-Nya, sehingga mereka rela datang berbondong-bondong mengikuti-Nya kemana Ia pergi. Adapun mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus diantaranya yaitu mengubah air menjadi anggur (Yoh. 2:1-11), menyembuhkan orang sakit (Luk. 5:12-26), mengusir roh jahat (Luk. 8:26-39), membangkitkan orang mati (Luk. 11:40-44), dan juga memberi makan banyak orang yang kelaparan (Luk. 9:10-17).
Dalam kisah Tuhan Yesus memberi makan orang banyak itu, kita dapat menemukan satu hal yang menarik untuk kita renungkan dan lakukan di tengah kehidupan yang serba sulit ini, khususnya di dalam Lukas 9:13, Tuhan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa mereka harus memberi makan orang banyak yang mengikuti-Nya. Kata “harus” adalah kata perintah yang mutlak untuk dilakukan dan tidak boleh ditawar dan diabaikan. Perintah Tuhan Yesus ini juga sinkron dengan Amsal 3:28, yaitu bahwa: “Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi, sedangkan yang diminta ada padamu”. Tentunya, ayat-ayat firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa janganlah kita hanya mau mengikut Tuhan karena mukjizat-Nya yang sudah Tuhan nyatakan kepada kita tetapi kita juga harus patuh akan setiap perintah-Nya. Selain itu, firman Tuhan di atas juga mengingatkan kita bahwa untuk menolong seseorang yang sangat memerlukan, waktu yang tepat adalah sekarang atau hari ini. Bukan besok, minggu depan, atau waktu yang tidak pasti. Dalam hal ini, kita juga harus ingat bahwa untuk sukses dalam bidang apa saja termasuk pelayanan rohani dan juga bidang bisnis, kita harus melayani orang lain, entah kita disukai atau tidak. Kita juga harus memberikan perhatian khusus kepada orang lain diatas kepentingan lainnya karena mengasihi orang lain seperti dirinya sendiri merupakan filosofi yang diajarkan Tuhan Yesus Kristus ribuan tahun yang lalu dan sampai saat ini masih berlaku untuk kita terapkan dalam bidang bisnis dan pelayanan rohani. Jadi Saudara yang diakasihi Tuhan, apa yang kita tabur itu pula yang kita tuai. Jadi jika kita menabur masa bodoh, ketidakpedulian kepada orang, maka kita juga akan menuai sikap masa bodoh dan tidak peduli dari orang lain (Mat. 7:12). Tuhan Yesus memberkati. (AP30042020)
Pokok Doa:
- Mari mendoakan para penjaga keamanan , cleaning service dan petugas umum di Rumah Sakit yang merawat pasien covid supaya di berikan kesehatan dan hikmat.
- Doakan program pelayanan GBIK di bulan Mei 2020 yang masih melayani Ibadah dari rumah.
- Doakan para lansia di GBIK di beri kesehatan dan selalu mengandalkan Tuhan Yesus.
