“Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.”
(Yos. 1:7)
Hampir-hampir tidak ada seorang pun yang dapat menjadi orang sukses tanpa kerja keras, berusaha keras dalam hidupnya. Itu sebabnya banyak orang bekerja keras untuk mewujudkannya. Dengan kata lain menjadi orang sukses, tidaklah dapat diperoleh semudah membalik telapak tangan, ada usaha keras yang harus dilakukan, ada ketaatan terhadap aturan yang harus dilakukan, ada penyerahan total terhadap kuasa Allah dan lain-lainnya.
Sebagai seorang yunior yang belum banyak berpengalaman, Yosua penerus kepemimpinan Musa, tidak mudah menjalani tugas dan tanggung jawabnya yakni membawa bangsa Israel masuk tanah Kanaan. Di bawah bayang-bayang wibawa dan karisma Musa, dengan kerja keras Yosua melakukan tugasnya dengan baik. Itu semua oleh karena penguatan yang diberikan Musa kepadanya, melalui nasehat brilian “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu,” yang tercatat secara jelas dan berurutan dalam Yos. 1:6,7,9. Jika suatu kalimat atau frasa diulang tiga kali dalam ayat yang tidak berjauhan berarti itu hal yang sangat penting dalam bagian itu. Di samping itu Musa juga memberi nesehat supaya Yosua, “bertindak hati-hati sesuai dengan hukum yang diajarkan Musa serta jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri.” Dua nasehat ini seperti jalur rel kereta yang sejajar tersusun rapi yang saling menopang satu dengan yang lain, kekuatan dan keteguhan hati perlu dibarengi dengan kewaspadaan dalam bertindak agar tidak menyimpang dari rel yang digariskan. Melalui nasehat-nasehat itu pada akhirnya Yosua dapat menjalani seksesi kepemimpinan yang baik, bangsa Israel di bawah kepemimpinan Yosua dapat memasuki tanah Kanaan dengan lancar sekalipun di sana sini ada halangan dan gangguan baik dari dalam (skandal Akhan dalam Yos. 7) maupun dari luar.
Dalam menghadapi tugas sehari-hari, tidak sedikit kita menghadapi kendala sehingga terkadang terasa berat dan susah melaksanakannya, terlebih saat sekarang ini. Dalam kondisi demikian ingatlah nasehat Musa kepada Yosua, “kuatkan dan teguhkan hatimu, jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri”, patut kita jadikan juga nasehat bagi kita, sehingga kita mampu menghadapi situaasi yang ada sekarang dengan penuh keyakinan. Selamat menjadi pribadi yang kuat dan teguh dalam Tuhan. Tuhan memberkati, Amin.(RI22042020)
Pokok Doa Rabu, 22 April 2020:
- Doakan para petugas medis dan keamanan , kiranya mereka di berikan kesehatan dan hikmat dari Tuhan dalam melayani sesama . Memohon perlindungan Tuhan untuk mereka dan keluarga.
- Berdoa memohon kesembuhan bagi pasien Covid 19 dan doakan penghiburan bagi keluarga yg kehilangan anggota keluarga yg meninggal karena Covid 19.
- Doakan kaum wanita di Indonesia dlm menjalankan panggilan hidup selalu mengarahkan diri pada Tuhan Yesus .
