“Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”
(Yoh. 3: 17)
Di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini kita kenal yang namanya PASPAMPRES, Pasukan Pengamanan Presiden yaitu pasukan yang memiiki tugas khusus melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat kepada Presiden dan Wakil Presiden, mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden beserta keluarganya serta tamu Negara yang setingkat dengan Kepala Negara/Kepala Pemerintahan. Mereka bertanggung jawab penuh untuk tugas tersebut, bahkan harus selalu siap siaga menjadi pagar hidup tokoh yang dijaganya.
Jika Paspampres merupakan pasukan “penyelamat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan” secara fisik, maka tugas Tuhan Yesus datang ke dalam dunia untuk menjadi “Penyelamat Dunia” secara rohani. Tuhan Yesus yang adalah Allah sejati diutus secara khusus oleh Bapa-Nya, untuk menyelamatkan dunia yang sudah dipenuhi dengan kuasa dosa. Dalam ayat nats hari ini dinyatakan dengan tegas bahwa Tuhan Yesus diutus untuk menyelamatkan dunia bukan menghakimi dunia. Hakim bertugas untuk menyatakan benar atau salah. Jika orang benar maka akan dibebaskan, sebaliknya jika orang terbukti bersalah maka ia akan dihukum.
Tuhan Yesus datang bukan untuk tugas itu, tetapi jelas untuk menyelamatkan dunia. Mestinya dunia sudah tidak selamat karena dosa-dosanya, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Rm. 3: 23), tetapi karena kasih-Nya yang begitu besar itu, sejak manusia jatuh dalam dosa, Allah telah merencanakan jalan penyelamatan bagi umat manusia, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” (Kej. 3: 15). Luar biasa, betapa besar kasih Allah kepada umat manusia.
Pembaca SRHI yang telah berbuat dosa namun tetap dikasihi Allah, Allah telah melakukan perkara besar sekalipun kita telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Apakah kita akan tetap hidup dalam gelimang dosa? Betapa bodohnya kita jika demikian. Jangan sia-siakan karya besar-Nya tersebut, mari kita hidup dalam kasih-Nya dengan memercayakan hidup kepada-Nya, maka Ia akan bertindak menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI27032023)
- Doakan Indonesia tetap aman tidak ada tawuran masal seusai masyarakat melakukan sahur Polisi dapat bekerja sama dengan tokoh masyarakat untuk menciptakan keamanan ketertiban;
- Doakan GBIK dalam menyusun acara-acara di setiap organisasi dan kepanitiaan dapat saling bersinergi bekerja sama dalam memelihara Iman Jemaat dapat bertumbuh berbuah untuk kemuliaan Tuhan;
- Doakan Jemaat dalam pergumulan perjuangan hidupnya dapat pertolongan dari Tuhan tercukupi kebutuhan Rohani maupun jasmani.
Pokok Doa Pos PI Weda, Halmahera
- Doakan pelayanan yang ada di Weda dengan persekutuan dua minggu sekali;
- Doakan untuk menjangkau di Tobelo kota melalui KPW;
- Doakan Pos PI di Weda boleh memiliki tempat ibadah untuk dipakai sementara atau seterusnya.
