Bacaan Alkitab Hari ini : Ayub 35-39
Ayub 38:2-3
“Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan? Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.”
Penderitaan sering membuat manusia mempertanyakan Tuhan. Ketika doa terasa tidak dijawab, ketika hidup berjalan tidak sesuai harapan, manusia mulai bertanya: “Tuhan, mengapa ini terjadi?” Bahkan tidak jarang manusia merasa dirinya lebih tahu daripada Allah. Itulah yang dialami Ayub. Dalam pergumulannya yang panjang, Ayub mulai berbicara dengan nada yang mempertanyakan tindakan Tuhan. Namun ketika Tuhan akhirnya menjawab, Tuhan tidak langsung menjelaskan alasan penderitaan Ayub. Sebaliknya, Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya dan mengingatkan Ayub tentang siapa dirinya di hadapan Allah.
Jika kita memperhatikan dengan baik, pertanyaan Tuhan dalam Ayub 38:2-3 bukanlah untuk menghancurkan Ayub, tetapi untuk menyadarkannya bahwa manusia memiliki keterbatasan. Manusia sering merasa mampu memahami seluruh rencana Tuhan, padahal pengetahuan manusia sangat terbatas. Kita hanya melihat sebagian kecil dari kehidupan, tetapi Tuhan melihat seluruh gambaran dari awal sampai akhir. Apa yang tampak buruk bagi manusia belum tentu buruk menurut rencana Allah. Di hadapan Allah, manusia hanyalah ciptaan yang bergantung sepenuhnya kepada Sang Pencipta. Kita tidak mengatur matahari terbit, tidak menentukan hujan turun, dan tidak mampu menambah satu hari pun dalam hidup kita tanpa izin Tuhan. Kesadaran ini seharusnya membawa kita kepada kerendahan hati. Semakin seseorang mengenal kebesaran Allah, semakin ia sadar betapa kecil dirinya.
Namun di balik kebesaran Allah itu, ada kasih yang luar biasa. Allah yang menciptakan langit dan bumi tetap peduli kepada manusia. Tuhan tidak meninggalkan Ayub, sekalipun Ayub sedang berada dalam penderitaan yang berat. Demikian juga dalam hidup kita, mungkin ada keadaan yang tidak kita mengerti hari ini, tetapi Tuhan tetap bekerja. Ketika jawaban belum datang, iman mengajarkan kita untuk tetap percaya kepada-Nya. Karena itu, janganlah hidup dengan kesombongan seolah-olah kita lebih tahu daripada Tuhan. Belajarlah untuk tunduk kepada kehendak-Nya, percaya kepada rencana-Nya, dan tetap setia sekalipun keadaan belum berubah. Sebab manusia terbatas, tetapi Allah tidak pernah terbatas.
Bapak/Ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, pada akhirnya pertanyaan “Siapakah manusia di hadapan Allah?” seharusnya menyadarkan kita untuk hidup dalam kerendahan hati dan penyembahan kepada Tuhan. Kita hanyalah manusia yang terbatas dan penuh kelemahan, tetapi Tuhan yang Mahabesar tetap mengasihi dan memelihara hidup kita. Itulah anugerah yang begitu luar biasa. Karena itu, marilah kita belajar untuk tidak terus-menerus mempertanyakan jalan Tuhan, melainkan tetap percaya kepada setiap rencana-Nya. Sekalipun ada hal-hal yang tidak kita mengerti, yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam memimpin kehidupan kita. Biarlah hati kita tetap tunduk, setia, dan taat kepada-Nya dalam segala keadaan, sebab Dia adalah Allah yang penuh hikmat dan kasih.
Amin Tuhan Yesus Memberkati,
(RKM29052026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 29 Mei 2026
- Berdoa bagi Gembala Sidang, Pdt. Emeritus, para Diakon, para pekerja Gereja, para Pelayan sampai dengan Jemaat GBIK agar terus memiliki kerendahan hati untuk melayani dan hanya nama Tuhan Yesus saja yang dipermuliakan serta kasih kepada sesama dinyatakan.
- Berdoa bagi jemaat GBIK yang saat ini belum melayani agar dapat ambil bagian dalam setiap pelayanan di GBIK sesuai dengan talenta yang Tuhan berikan.
- Berdoa bagi bangsa Indonesia dalam keberagaman suku, ras, agama, budaya, latar belakang agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, terbangun kehidupan masyarakat yang adil, bergotong-royong, rukun dan aman.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat Cabang Sebetung supaya Tuhan memberikan jalan keluar atas permasalahan yang ada sehingga Jemaat dapat menikmati kelegaan dan penyertaan Tuhan.
- Doakan kegiatan Gereja, baik Ibadah, Sekolah Minggu maupun kegiatan lainnya supaya dapat berjalan dengan baik dan banyak jiwa dimenangkan untuk Tuhan.
- Berdoa untuk Pdm. Darto Eran supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Cabang Sebetung.
