“dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.”
Lukas 2:7
Kita semua tau bahwa Sang Putra dilahirkan didalam palungan yang menggambarkan sebuah kesederhanaan. Ia tidak dilahirkan dirumah sakit terkemuka maupun penginapan bintang lima, namun Ia dilahirkan didalam kandang domba. Ia ditempatkan disebuah tempat makanan ternak dengan harapan dapat tidur dengan nyenyak.
“Sebuah palungan menjadi tempat istirahat Sang Juruselamat; dan suara domba menjadi musik pengantar tidur Sang Bayi Kudus Tuhan Yesus”
Namun apakah palungan yang dipakai untuk menaruh bayi Yesus adalah palungan biasa? Jika pertanyaan diatas dimengerti secara harafiah merujuk kepada palungan, maka jawabannya adalah ya; palungan yang digunakan untuk menaruh Sang Putra adalah palungan biasa. Namun ada satu hal yang perlu dicermati, yaitu bahwa palungan yang dipakai untuk menaruh Sang Putra merupakan palungan yang terdapat didalam Migdal Eder. Migdal Eder merupakan tempat dikumpulkannya domba-domba terpilih sesuai dengan ketentuan hukum Yahudi (Im.1:3,10; Bil.29:13) untuk dipersembahkan ke Bait Allah di Yerusalem yang jaraknya hanya kurang lebih 1km dari Migdal Eder. Sehingga dengan fakta tersebut maka kelahiran Tuhan Yesus di Migdal Eder merupakan sebuah anti-type dari domba-domba pilihan yang diperuntukkan untuk upacara korban penghapus dosa (konsep Perjanjian Lama).
Kelahiran Tuhan Yesus di Migdal Eder memiliki makna teologis yang begitu dalam yaitu bahwa kelahiran-Nya memang diperuntukkan untuk penghapusan dosa. Sehingga dengan fakta tersebut maka penuhlah sukacita kita karena Tuhan Yesus telah menjadi korban Agung penghapus dosa umat manusia (Ef.1:7; Ibr.9:15; 10:10-12) dan kita akan mendapat bagian bersama-Nya. Bahkan Yohanes Pembaptis menyambut kedatangan Tuhan Yesus dengan kalimat “inilah Anak domba Allah – Yoh.1:29” yang mengidentifikasikan bahwa Yohanes tau dimana Sang Putra dilahirkan dan dari situlah sebutan Anak domba Allah muncul (Kej.35:21; Mik.4:8).
Inilah indahnya berita kelahiran Tuhan Yesus dimana kita dapat melihat sebuah rancangan yang sempurna yang melahirkan sebuah kisah indah tentang Sang Putra di kandang domba. Jika Allah dapat merancangkan sesuatu yang besar dan global dan rancangan tersebut sempurna, apalagi kita? Pastinya Allah telah membuat juga rancangan bagi kehidupan kita sesuai dengan harapan-Nya bagi setiap kita.
“Kelahiran Tuhan Yesus di Migdal Eder bukanlah sebuah kebetulah semata, melainkan sebuah rancangan sempurna dari Allah sehingga dapat membentuk suatu kisah yang indah”
Oleh sebab itu marilah kita bersukacita karena Allah telah merancangkan suatu rancangan yang sempurna dalam karya kelahiran Tuhan Yesus Kristus sehingga melahirkan suatu kisah yang indah; dan biarlah kita juga dapat melihat dengan kacamata iman bahwa Allah juga akan merancangkan suatu kisah indah bagi kehidupan setiap anak-anak yang dikasihi-Nya
Tuhan Yesus memberkati
YG221225
Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 22 Desember 2025
1. Mengucap syukur atas perayaan Natal Sekolah Minggu, Natal Harmoni & PBI, serta Ibadah Minggu yang sudah berjalan dengan baik dan lancar, Jemaat yang hadir dapat menikmati sukacita Natal.
2. Berdoa untuk Jemaat yang akan melakukan liburan keluar kota supaya selalu dalam penyertaan Tuhan dimanapun mereka berada.
3. Berdoa untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda di beberapa wilayah di Indonesia supaya diberikan kekuatan, kesehatan dan pertolongan dari Tuhan melalui pemerintah setempat, lembaga sosial dan seluruh masyarakat Indonesia.
Pokok Doa untuk Cabang Sindu, Bengkayang – Kalimantan Barat
1. Doakan kesehatan semua Jemaat supaya terhindar dari segala penyakit di musim hujan saat ini sehingga tetap dapat beraktivitas dengan baik.
2. Doakan Penginjilan dan Penjangkauan dengan mengunjungi jemaat-jemaat yang undur dan jarang hadir beribadah;
3. Berdoa untuk Pdt. Bima Iryanto beserta Keluarga dalam menggembalakan Jemaat Cabang Sindu Bengkayang, Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan berkat yang cukup.
