“Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.”
(Efesus 4:3)
Dengan kehidupan yang semakin modern dan komunikasi yang semakin mudah, banyak orang pergi atau tinggal di luar negeri baik untuk belajar, pelayanan, bekerja, maupun usaha. Tuhan memberkati bangsa-bangsa yang percaya kepada-Nya. Saat ini, mungkin kita harus terpisah dengan keluarga dan tinggal di luar negeri karena alasan-alasan tersebut. Dalam setiap perjalanan kehidupan kita, pasti ada maksud Tuhan di dalamnya. Dari beberapa kisah di Alkitab, kita bisa belajar dari pengalaman tokoh-tokoh seperti Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, dan Daniel yang pernah tinggal di negeri asing. Namun, selama mereka tinggal di sana sebagai perantau, mereka malah menjadi orang yang semakin diberkati.
Diceritakan bahwa Abraham dan Yakub memiliki kawanan ternak yang banyak, Ishak menggali sumur yang mati hingga berbual-bual airnya, Yusuf menjadi penguasa yang dapat memelihara keluarganya dari bencana kelaparan, serta Daniel menduduki posisi penting dalam beberapa pergantian pemerintahan. Apa yang dapat kita pelajari dan teladani dari hidup mereka? Sekalipun mereka tinggal di negeri asing, mereka tetap memprioritaskan Tuhan, memohon pimpinan melalui doa, dan menjaga persekutuan mereka dengan Tuhan.
Bagaimana dengan kita bila kebetulan tinggal di sebuah kota atau negara yang belum ada gereja sesuai dengan yang kita layani? Janganlah hal itu menjadi alasan bagi kerohanian kita untuk merosot. Tetaplah menjaga kehidupan persekutuan dengan mengikuti siaran ibadah baik melalui streaming, siaran ulang, atau dengan bergabung pada gereja setempat yang memiliki doktrin yang sama. Selain itu, carilah komunitas rohani yang dapat menjaga pertumbuhan rohani kita. Tuhan Yesus akan menjaga setiap langkah kita di mana pun kita berada agar tetap hidup seturut kebenaran-Nya.
Ketaatan kita untuk terus membangun persekutuan yang erat dengan Tuhan dan kerinduan untuk terus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah sangatlah penting. Walaupun kita berbeda budaya dan bangsa, di mana pun kita berada, berusahalah untuk memelihara kesatuan oleh ikatan Roh dan damai sejahtera. Terlebih lagi dengan saudara seiman kita yang berada dalam satu komunitas, kita harus berusaha menjaga dan memelihara kesatuan karena yang menyatukan kita adalah Tuhan. Kita sudah terpanggil dalam satu Tuhan, satu Roh, satu pengharapan, satu tubuh, satu iman, satu baptisan, dan satu Allah dan Bapa.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
(MSN25012025)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan persiapan para pelayan mimbar yang akan melayani di Ibadah Minggu pagi 1, 2 dan Ibadah sore supaya dapat mempersiapkan diri dengan baik.
- Doakan pelayanan panitia musik, panitia upacara gereja, penyambut tamu supaya dapat menjalankan tugas pelayanannya dengan baik.
- Doakan bagi para petugas penjaga perbatasan wilayah NKRI supaya diberikan kekuatan dan perlindungan Tuhan.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Utara
- Doakan kegiatan Geraja jam doa, Kpw dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Doakan kesetiaan jemaat dalam mengikuti Ibadah dan Sekolah Minggu.
- Doakan agar bisa melaksanakan sekolah minggu, dengan mengajak anak-anak tetangga gereja.
