“Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.” (Daniel 6:10) Judul renungan SRHI kita hari ini ialah “Kekuatan Konsistensi.” Sebelum membaca renungan ini, penulis sarankan Anda membaca…
Category: SRHI (Santapan Rohani Hari Ini)
SRHI 13 FEBRUARI 2025 – PENANTIAN BELUM BERKHIR
“Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.” (Mazmur 40:2) Bagi beberapa orang, menanti merupakan hal yang sulit dilakukan dan sangat membosankan karena menuntut kesabaran dan disiplin yang besar. Bagi orang beriman, menanti berhubungan erat dengan kedewasaan mental dan spiritual. Berhubungan dengan “menanti,” orang percaya, umat Tuhan, dikenal sebagai orang-orang…
SRHI 12 FEBRUARI 2025 – DEKLARASI DAUD
“Dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHAN-lah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.” (1 Samuel 17:47) Deklarasi merupakan sebuah pernyataan positif yang didasarkan pada kepercayaan diri yang tinggi tentang sesuatu. Salah satu bentuk deklarasi yang paling terkenal adalah…
SRHI 11 FEBRUARI 2025 – KASIH BUAH PERTOBATAN
“Jawabnya: “Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.” (Lukas 3:11) “Teruji dan Terbukti,” begitulah slogan calon bupati sebuah kota di Indonesia. Dengan slogan tersebut, calon bupati ini mengatakan bahwa dia sudah berpengalaman memerintah kota tersebut dan ingin melanjutkan. Sesuatu yang teruji…
SRHI 10 FEBRUARI 2025 – KEYAKINAN DALAM PENANTIAN
“Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya…
SRHI 9 FEBRUARI 2025 – KASIH ALLAH BAGI ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN-NYA
“40:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. 40:2 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, 40:3 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi…
SRHI 8 FEBRUARI 2025 – MENGENAL KEBAIKAN TUHAN
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” (Ayub 42:5) “.” () Dalam kehidupan, banyak orang mempunyai pengertian bahwa orang yang berbuat baik akan diberkati dan orang yang berbuat jahat akan mendapat hukuman. Tetapi ada kejadian di dunia ini di mana orang yang berbuat baik justru mengalami kesulitan….
SRHI 7 FEBRUARI 2025 – BERSYUKUR LEBIH BAIK DARIPADA BERKELUH KESAH
“Namun, aku ditindas dan sakit, kiranya keselamatan-Mu, ya Allah, melindungiku di tempat yang tinggi! Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan pengucapan syukur. Ini lebih berkenan bagi Allah daripada sapi jantan, atau lembu jantan dengan tanduk dan kuku belah. Orang-orang yang rendah hati akan melihat dan bergembira, hai kamu yang mencari Allah,…
SRHI 6 FEBRUARI 2025 – KASIH ALLAH BAGI SEMUA ORANG
“Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.” (Mazmur 86:15) Ketika saudara menjadi orang tua, tentunya akan melakukan apa pun untuk anaknya agar anaknya sehat, mendapat pendidikan yang layak, hingga kelak sukses. Kasih orang tua kepada anak menjadi gambaran serupa dengan kasih Allah kepada manusia karena kita adalah…
SRHI 5 FEBRUARI 2025 – PENDOSA YANG DIKASIHI
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” (1 Yoh.4:9-10) Salah satu status yang…










