Yeremia 9:23–24 “Beginilah firman TUHAN: ‘Janganlah orang bijak bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan, dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai,’…
Author: Rulhen Kisah Mengsih
SRHI 08 OKTOBER 2025 – DEKAT DENGAN ALLAH MENUMBUHKAN RASA SYUKUR
Kolose 3:16 “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain, dan sambil menyanyikan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” Kedekatan dengan Allah merupakan sumber sejati dari kehidupan yang penuh damai dan sukacita. Rasul…
SRHI 01 OKTOBER 2025 – BELAJAR MELIHAT DENGAN MATA KRISTUS
1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” Manusia pada dasarnya mudah menilai orang lain dari hal-hal yang tampak. Penampilan luar, cara bicara, atau status sosial…
SRHI 24 SEPTEMBER 2025 – HIDUP YANG BERKENAN
Mikha 6:8 “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?” Hidup yang berkenan kepada Allah bukanlah sesuatu yang misterius atau sulit dipahami. Nabi Mikha menjelaskan dengan sederhana bahwa Tuhan sudah memberitahukan apa yang baik. Ia…
SRHI 17 SEPTEMBER 2025 – DIBANGUN DALAM KASIH
Efesus 4:15-16 “Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota, menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.” Kasih adalah…
SRHI 10 SEPTEMBER 2025 – MENGINGAT KASIH SETIA TUHAN
Mazmur 136:1 “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Dalam setiap kehidupan yang kita jalanin, kita diingatkan bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir. Pemazmur mengulang kalimat “bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” berkali-kali dalam Mazmur 136. Hal ini menegaskan bahwa kasih setia Tuhan adalah dasar kehidupan orang percaya. Dunia bisa berubah,…
SRHI 03 SEPTEMBER 2025 – ALLAH BESAR DALAM KESETIAAN-NYA
Ratapan 3:22-23 “Tak berkesudahan kasih setia Tuhan; tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” Hidup manusia tidak pernah lepas dari kelemahan, pergumulan, dan keterbatasan. Ada saat-saat kita merasa gagal, kecewa, bahkan jatuh dalam dosa. Namun, di tengah kondisi itu, Firman Tuhan mengingatkan bahwa kasih setia Allah tidak pernah berkesudahan. Kasih dan rahmat-Nya selalu…
SRHI 27 AGUSTUS 2025 – KELEMAHAN MANUSIA DAN KUASA ALLAH
2 Korintus 12:9-10 “Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus….
SRHI 20 AGUSTUS 2025 – PEMILIHAN YANG MEMBAWA TANGGUNG JAWAB
Ulangan 4:35 “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui bahwa TUHAN Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.” Pemilihan Israel bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana agar bangsa itu mengenal siapa Allah yang sejati. Tuhan membawa Israel keluar dari Mesir dengan tanda-tanda ajaib supaya mereka mengerti bahwa hanya Dialah Allah, tidak ada yang lain. Pemilihan itu menjadi bukti…
SRHI 13 AGUSTUS 2025 – MULUT MUSUH DIPAKAI MENJADI SAKSI
Amsal 16:7 “Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia.” Kisah Bileam dalam Bilangan 22–24 adalah contoh nyata bahwa kuasa Tuhan sanggup mengubah niat jahat menjadi kesaksian kebaikan. Balak memanggil Bileam dengan tujuan untuk mengutuk Israel, namun Tuhan tidak mengizinkannya. Bahkan, Tuhan memaksa Bileam untuk mengucapkan berkat bagi Israel….









