Bacaan Alkitab hari Ini :
1 Raja-raja 1 – 4
Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.(1 Raja-Raja 3:9-10)
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai keputusan, baik yang sederhana maupun yang menentukan arah hidup. Setiap keputusan membutuhkan pertimbangan yang tepat, terutama ketika kita memegang tanggung jawab atas orang lain, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan. Tidak jarang manusia mengandalkan pengalaman, logika, atau perasaan dalam menentukan langkah, tetapi semua itu memiliki keterbatasan. Karena itu, kita membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar kemampuan manusia, yaitu hikmat yang berasal dari Tuhan sebagai dasar dalam menjalani hidup dan memimpin dengan benar.
Dalam 1 Raja-Raja 3:9, Salomo menunjukkan sikap hati yang benar di hadapan Tuhan dengan meminta hikmat untuk memimpin umat-Nya. Ia tidak mencari keuntungan pribadi seperti kekayaan atau kehormatan, tetapi menyadari bahwa tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya begitu besar sehingga ia membutuhkan pertolongan Tuhan. Sikap ini mengajarkan bahwa kepemimpinan yang sejati dimulai dari kerendahan hati, yaitu kesediaan untuk mengakui keterbatasan diri dan bergantung kepada Tuhan. Tanpa hikmat dari Tuhan, manusia cenderung mengambil keputusan berdasarkan perasaan, tekanan, atau kepentingan pribadi, yang pada akhirnya dapat merugikan banyak orang.
Hikmat dari Tuhan memampukan seseorang untuk melihat dengan jernih, menilai dengan adil, dan bertindak dengan benar dalam berbagai situasi kehidupan. Hikmat bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi tentang kemampuan untuk menerapkan kebenaran dalam tindakan nyata. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki peran sebagai pemimpin, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan. Oleh karena itu, setiap kita membutuhkan hikmat Tuhan agar dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik dan membawa dampak yang positif bagi orang lain. Hikmat itu diperoleh melalui hubungan yang dekat dengan Tuhan, doa yang sungguh-sungguh, dan ketaatan kepada firman-Nya. Ketika kita menjadikan hikmat Tuhan sebagai dasar hidup, kita akan dimampukan untuk mengambil keputusan yang bijaksana, hidup benar, dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Bapak/Ibu yang terkasih, renungan hari ini menegaskan bahwa hikmat adalah dasar utama dalam kepemimpinan yang benar, sebagaimana Salomo menunjukkan kerendahan hati dengan tidak mengandalkan kekuatan atau kepentingan pribadinya, melainkan meminta pertolongan Tuhan untuk dapat membedakan yang baik dan yang jahat; hal ini mengajarkan bahwa setiap orang percaya, dalam perannya masing-masing, perlu menjadikan hikmat Tuhan sebagai prioritas dalam hidup melalui doa dan ketaatan kepada firman-Nya, sehingga setiap keputusan yang diambil tidak didasarkan pada emosi atau keinginan sendiri, tetapi pada kehendak Tuhan, dan pada akhirnya membawa kebaikan, keadilan, serta menjadi berkat bagi orang lain.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
(RKM01042026)
Pokok doa SRHI GBIK
Rabu, 01 April 2026
- Doakan untuk Ibadah Doa Rabu hari ini, kiranya para pelayan Tuhan dapat mempersiapkan diri dengan baik, banyak jemaat yang hadir dan cuaca cerah.
- Doakan untuk 8 calon Baptisan yang akan dibaptis pada tanggal 3 April 2026.
- Doakan pemerintah pusat dan daerah dalam menggunakan anggaran negara dapat digunakan sebaik mungkin untuk kemajuan setiap wilayah/daerahnya.
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara
- Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat, kiranya Tuhan memberikan kesabaran, kekuatan dan jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi.
- Doakan penjangkauan dan penginjilan di BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara.
- Berdoa untuk Pdm. Defretes Patty supaya diberikan kesehatan dan hikmat Tuhan dalam menggembalakan jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari dan pelayanan.
