Bacaan Alkitab 24 Maret 2026
1 Samuel 27 – 31
Memaksakan Perkenanan Tuhan
Lalu berbicaralah Samuel: ”Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal Tuhan telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu? (1 Samuel 28:16)
Suatu hari Toni sedang di jalan dan dia baru ingat ternyata hari ini adalah pernikahan temannya. Dikarenakan tidak mempersiapkan diri Toni harus mengganti sandal yang dia gunakan dengan membeli sepatu. Dia melihat dan akhirnya tertarik dengan sebuah sepatu sangat cocok dengan acara pernikahan yang akan dia hadiri. Tono menanyakan ukuran 43 yang biasa dia pakai dan penjaga toko berkata bahwa sepatu tersebut hanya tersedia dengan ukuran paling besar 42. Akhirnya karena masih bisa dikenakan, dia segera membelinya dan menggunakan pada acara pernikahan temannya. Rasa tidak nyaman Toni rasakan sepanjang mengenakan sepatu dan kakinya terasa sakit. Akhirnya ketika selesai acara Toni langsung melepas sepatunya dan memilih menggunakan sandal. Sungguh rasa tidak nyaman ketika sesuatu dipaksakan. Lantas bagaimanakah ketika seseorang memaksakan perkenan Tuhan padanya dan bagaimanakah sikap Tuhan?
Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Saul. Saul yang sudah tahu tampuk kepemimpinannya sudah diambil alih Daud harusnya mundur. Tetapi alih-alih mundur dia justru berusaha mencari cara supaya memenangkan pertarungan bersama Bangsa Israel. Saul sampai memanggil arwah Samuel untuk menanyakan apa yang harus diperbuatnya. Ini adalah sebuah hal yang salah, Saul memanggil Samuel yang jelas sudah meninggal dan menggunakan pemanggil arwah untuk memanggilnya. Saul harusnya sadar bahwa ketika Allah tidak berkenan lagi padanya dan bertobat. Mengembalikan jabatan raja kepada Daud yang sudah dipilih 0leh Allah.
Perkenan Allah bukan sesuatu yang bisa dipaksa. Allah memberikan perkenananNya kepada mereka yang pantas. Orang yang pantas adalah yang hidup sesuai dengan FirmanNya dan beriman kepadaNya. Ketika orang percaya menginginkan perkenanan Allah maka haruslah hidup dalam iman dan Firman Tuhan. Tidak ada jalan pintas dengan mencari orang yang berkenan kepada Tuhan seperti yang dilakukan Saul. Menjalin hidup berkenan dengan segala proses Tuhan yang tidak mudah akan mengalami hal-hal yang luar biasa.
Pembaca SRHI, bagaimana hidup saudara? Sudahkah terus dalam perkenanan Tuhan? Jika sudah maka saudara harus melanjutkan, tetapi bila belum teruslah cari perkenan Tuhan. Cara yang digunakan untuk mencari perkenanan Tuhan haruslah benar. Dengarkanlah setiap Firman yang disampaikan Tuhan agar hidup saudara terus dalam perkenanan Tuhan. Ketika Tuhan yang memegang hidup saudara maka masalah sebesar apapun akan bisa diselesaikan dengan pertolonganNya. God bless
(FRD240326)
Pokok Doa SRHI GBIK
Selasa, 24 Maret 2026
- Doakan kerinduan jemaat yang mencari pekerjaan maupun yang ingin membuka usaha, kiranya Tuhan memberkati, mencukupkan dan memberi hikmat.
- Berdoa untuk Jemaat GBIK supaya semakin bertumbuh dalam iman, tekun dalam firman dan berdoa.
- Doakan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia sehingga harga kebutuhan bahan pokok dapat stabil dan terjangkau oleh masyarakat banyak.
Pokok Doa untuk Cabang Sekadau, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk Jemaat yang sedang sakit supaya Tuhan jamah sehingga segera sembuh. Doakan juga agar Jemaat dapat menjaga pola hidup sehat dan terhindar dari segala penyakit.
- Doakan kegiatan Gereja : Ibadah Minggu, Sekolah Minggu, Jam Doa, KMBI supaya dapat berjalan dengan baik dan banyak jemaat yang hadir.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdt. Sebunbia) beserta Keluarga supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam melayani jemaat, mengunjungi jemaat yang sudah lama tidak ke gereja dan tetap semangat melakukan penginjilan.
