Ikabod : Pengingat Akan Kegelapan
Bacaan 17 Maret 2026
1 Samuel 4-8
Ia menamai anak itu Ikabod, katanya: ”Telah lenyap kemuliaan dari Israel” – karena tabut Allah sudah dirampas dan karena mertuanya dan suaminya. (1 Samuel 4:21)
Dalam Alkitab nama sering memiliki arti yang menyesuaikan kondisi dan situasi yang ada pada saat itu. Abraham misalnya diganti namanya sebelumnya Abram. Abram yang berarti orang mulia menjadi bapa dari suatu bangsa yang besar. Bukan hanya diganti, ada kalanya nama seorang anak yang baru lahir dibuat melambangkan situasi yang ada pada saat itu. Lantas apa yang terjadi sepanjang 1 Samuel 4 dan mengapa nama Ikabod dipilih? Bagaimana orang percaya harus mengenang nama Ikabod ini?
Bangsa Israel sedang tidak baik-baik saja, kekalahan banyak atas Filistin menjadikan mereka berduka. Tiga puluh empat ribu orang menjadi korban atas peperangan dengan Filistin. Ini bukan keadaan yang mudah, bahkan kekalahan terjadi ketika mereka membawa tabut Allah dalam berperang. Sebenarnya mengapa ini terjadi dan bagaimana bisa kekalahan tetap terjadi ketika bangsa Israel membawa tabut Allah?
Hal ini terjadi karena dosa yang dilakukan oleh Pinehas dan Hofni ketika melayani sebagai imam. Selain itu Bangsa Israel membawa tabut Allah seakan-akan itu adalah jimat keberuntungan yang bisa membuat mereka menang perang. Itulah kesalahan terbesar yang terjadi dan seharusnya mereka bertobat. Bermain-main dengan perasaan Allah dan tidak bertobat merupakan masa kegelapan bangsa Israel. Ikabod adalah seorang anak yang lahir pada masa itu dari janda Pinehas yang memiliki arti kemuliaan telah meninggalkan Israel (Alkitab Versi TB2). Ini menjadi sebuah pengingat bagi Bangsa Israel akan dosa dan berharap ketika mengingat anak ini maka mereka kembali kepada jalan yang benar.
Orang percaya juga harus mengingat nama Ikabod ini dalam relung hatinya. Ikabod menjadi pengingat masa kegelapan Bangsa Israel yang penuh dosa. Kemuliaan atas mereka menghilang karena mengecewakan Allah. Orang percaya harus menjadikan Ikabod sebagai pengingat untuk hidup berkenan dihadapan Allah. Hidup kudus dengan tidak melakukan dosa yang mendukakan Allah. Menjaga kelakukan diri agar hidup sesuai dengan kehendak Allah dan bukan kehendak pribadi. Tidak menjadikan Tuhan sebagai jimat keberuntungan yang dibawa seakan-akan benda yang memberi keberuntungan.
Pembaca SRHI, saudara saat ini hidup di jaman orang-orang menganggap bahwa memberikan persembahan persepuluhan sebagai investasi. Ini adalah bentuk baru orang-orang yang hidup menjadikan Tuhan sebagai jimat keberuntungan dan bertransaksi dengan Tuhan karena telah memberikan untuk pekerjaan Tuhan. Pikiran yang salah adalah bahwa Tuhan akan mengembalikan berkali lipat ganda. Menghadapi jaman yang semakin tidak menentu ini kisah Ikabod menjadi peringatan. Peringatan bahwa jangan sampai saudara hidup dalam masa kegelapan. Masa kegelapan dimana keberadaan seseorang yang berdosa tetapi tidak mau bertobat. Bangsa Israel kehilangan 34 ribu sebagai hukuman, jangan sampai keberadaan kegelapan menjadikan saudara juga dihukum. Bertobat: akui kesalahanmu dan tinggalkan dosamu adalah kunci agar hidup terus dalam perkenanan Allah. God bless you.
(FRD170326)
Pokok Doa SRHI GBIK
Selasa, 17 Maret 2026
1. Berdoa untuk jemaat yang memiliki anggota keluarga yang berkebutuhan khusus atau kelemahan fisik supaya Tuhan memberikan kesabaran, kekuatan, kesehatan dan kasih yang tulus dalam merawat dan mendampingi mereka.
2. Berdoa untuk Panitia Upacara Gereja agar tetap terjalin kerjasama yang baik dan solid sehingga setiap kegiatan Gereja dapat berjalan dengan baik dan lancar.
3. Berdoa untuk Yayasan RS Baptis supaya Tuhan memberkati dan memberikan hikmat dalam mengelola RS dan Klinik Baptis dengan baik.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
1. Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat Cabang Sebetung supaya Tuhan memberikan jalan keluar atas permasalahan yang ada sehingga Jemaat dapat menikmati kelegaan dan penyertaan Tuhan.
2. Mengucap syukur atas kegiatan Gereja yang sudah berjalan dengan baik. Doakan supaya Tuhan menambahkan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan.
3. Berdoa untuk Pdm. Darto Eran supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan berkat yang cukup dalam melayani Tuhan dan Jemaat.
