“Lalu berkatalah Daud kepada Natan: ‘Aku sudah berdosa kepada Tuhan.”
(2 Samuel 12:13a)
Kisah Daud dan Batsyeba menjadi salah satu kisah yang terkenal. Ini menjadi suatu dosa yang dialami oleh Daud, bagian inti menjadi bagian yang terkenal dan kisah yang diketahui banyak orang percaya. Lantas bagaimana dengan dosa yang dihadapi oleh Daud ini? Apakah yang menjadi respon Daud atas dosanya? Bagaimana jika orang percaya gagal untuk hidup berkenan di hadapan Tuhan?
Daud ditegur oleh Natan tentang dosanya yang mengambil Batsyeba dengan cara yang tidak benar dan menjelaskannya dengan cerita perumpamaan (2 Samuel 12:1-4). Daud akhirnya menyadari kesalahannya itu dan menunjukkan penyesalannya. Dia berharap hukuman atas dirinya tidak ditimpakan kepada anaknya dan dia menyesali hal tersebut. Namun, harapan untuk diampuni dan agar anaknya sembuh tidak dijawab oleh Tuhan.
Menariknya, dalam akhir kisahnya, Daud tidak terpuruk dan bangkit kembali. Orang percaya harus menyadari bahwa setiap manusia pasti bisa berdosa, tetapi jangan terpuruk di dalamnya. Apabila saat ini saudara mengalami kegagalan untuk menjaga diri dari dosa, mohon ampunlah kepada Tuhan. Setelah itu, bangkitlah dan jangan lakukan lagi. Hidup orang percaya harus terus diperbaharui dan menjadi semakin lebih baik lagi.
Pembaca SRHI, bagaimana dengan saudara dalam menghadapi dosa? Apakah saudara merasa gagal? Ya, benar memang saudara gagal untuk hidup berkenan kepada Allah, tetapi jangan jatuh. Bangkitlah lagi memperbaiki diri. Bahaya dosa dan godaan iblis akan terus ada. Saudara memiliki tugas untuk terus melawannya dan berjuang dalam pertempuran iman. Lakukanlah bagian saudara dalam berjuang memperbaiki diri dengan membuang dosa dini dan terus berjuang untuk meninggalkannya sepenuhnya. Gagal boleh, tetapi jangan lupa bangkit lagi. God bless.
(FRD221024)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan persekutuan WBI dan PBI agar dapat berjalan dengan baik, berdoa untuk pembicara, mc, pemusik dan cuaca yang baik sehingga banyak jemaat yang hadir.
- Doakan untuk acara doa semalaman yang dilakasanakan tanggal 25-26 Oktober berjalan dengan baik dan lancar.
- Doakan agar para Menteri di Kabinet baru agar dapat saling bersinergi untuk kemajuan Indonesia.
Pokok Doa Alfa Omega, Halmahera
- Doakan Kerinduan menata ulang serta memperlengkapi soundsystem dan peralatan multi media gereja. (pembelian mixer audio, pembuatan ruang kontrol multimedia dan soundsystem, pembelian laptop).
- Doakan kunjungan Pan. PI ke Halmahera berjalan dengan lancar.
- Doakan pembentukan Panitia Natal 2024 serta persiapannya.

Terima Kasih Tuhan Yesus
Ada doa doa yang dijawab Tuhan dengan hadirkan hati yang digerakkan oleh KuasaMu. Ada banyak kiriman bunga bunga Anggrek pada mereka yang tahun ini terpilih menjadi bagian dari Dewan Pemerintahan Republik Indonesia. Tanda berbagi bertolong tolongan memenuhi hukum Kristus. Membeli rangkaian bunga Anggrek. Bisa juga tanda pemulihan saat bunga itu capai tujuannya.
Daud ta bisa kendali dagingnya karena Ia rindu keturunannya bangun BAITNYA (2 Sam 7:19) Tuhan perlihatkan serentetan manusia yang akan datang. Ia lihat masa yang masih jauh dan Ia kejar Visi itu.
Kasihanilah Saul Tuhan karena Engkau ambil kasih setiaMu daripadanya. (2 Sam 7:15)
Ya Abba Ya Bapa semua milikMu ada dalam KedaulatanMu. Ucap Syukur UmatMu mampu mengenalMu bersama sama dalam Sekolah Minggu tiap minggu. Terpujilah NamaMu Tuhan Yesus. AMIN AMIN AMIN