“Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”
(1 Yohanes 4:10)
Orang berkata kita bisa berbuat kasih bila kita bisa memberi. Memberi itu tidak perlu hanya dinyatakan dengan materi. Juga ada sebagian besar orang pernah merasa rendah diri, minder, atau tidak berharga dalam pelayanan. Kita bisa berbuat kasih dengan berbagai cara. Perasaan itu tidak perlu timbul bila kita mengerti siapa kita di mata Allah. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Ayat ini merupakan ungkapan dari kasih Allah kepada dunia ini supaya setiap orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran Allah. Kata “setiap orang” menunjukkan bahwa Allah tidak memandang status manusia. Semua akan diselamatkan dan tidak ada yang binasa. Allah yang telah mengasihi kita dan telah mengutus anak-Nya sebagai perdamaian bagi dosa-dosa kita, memberikan pendamaian dari Allah sendiri yang penuh kasih. Dia melepaskan keilahian-Nya serupa dengan manusia. Perlu disadari bahwa sampai kapan pun kita tidak akan pernah dapat sama persis seperti orang lain. Yang dapat kita lakukan adalah meneladani atau mencontoh sisi positif dari kehidupan orang lain, perihal keberhasilan, prestasi, atau kreativitas mereka. Terkadang muncul rasa rendah diri atau minder, berkecil hati, mengasihani diri sendiri, dan berputus asa oleh karena merasa kita tidak memiliki sesuatu yang istimewa. Kita merasa tidak ada apa-apanya dibanding mereka. Sadarilah betapa Tuhan mengizinkan adanya kelemahan dalam diri seseorang dengan tujuan hendak menyatakan kuasa-Nya. Dalam kitab suci, Tuhan berkata, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9). Jadi talenta yang Tuhan sudah berikan kepada kita dapat diwujudkan dengan mengasihi orang lain juga, baik pikiran, tenaga, dan lainnya yang dimiliki.
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS28092024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk Ibadah Doa Fajar pada hari ini Sabtu, 28 September 2024 yang diadakan secara hybrid, Tuhan Yesus memberkati para pelayan dan jemaat yang hadir baik secara onsite ataupun online.
- Berdoa bagi rakyat Indonesia, Tuhan Yesus jauhkan dari perpecahan, kiranya tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan dan mendukung Pemerintahan yang baru.
- Berdoa bagi negara-negara yang saat ini sedang bertikai, Tuhan Yesus mengetuk setiap hati para pemimpin untuk memgutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi atau golongan.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Utara
- Doakan untuk Pelayanan dan kesehatan Sdr. Kharis dan Jemaat TPW Gerbang Indah, Loleba, Halmahera Utara.
- Doakan kegiatan Geraja jam doa, Kpw dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Doakan Pembangunan gedung pastori yang sedang berlangsung.
