“Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia,” … “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir …”, “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia,..” , “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga …; “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah …” “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar…” “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar.”
(Wahyu 2:2, 8,12, 18; 3:1, 7, 14)
Kita semua memikirkan masa depan kita. Bahkan ketika kita masih anak-anak, orang tua kita telah memikirkan masa depan kita. Mereka memikirkan dan mengusahakan pendidikan yang baik untuk kita agar ketika kita dewasa nanti, kita mendapatkan pekerjaan yang baik. Kita memikirkan masa depan kita karena kita harus melanjutkan sisa hidup kita nanti. Hal yang sangat istimewa mengenai masa depan kita ialah bahwa masa depan datang satu saat saja.
Kitab Wahyu memberitahu kita tentang masa depan. Kita semua sedang bergerak maju menuju peristiwa besar yang melebihi segala peristiwa apapun, yaitu kedatangan kembali Tuhan Yesus untuk memerintah atas dunia ini. Kitab Wahyu oleh Ilham Allah dan dengan pimpinan Roh Kudus, ditulis oleh Rasul Yohanes di Pulau Patmos. Kitab Wahyu bukan suatu fantasi, bukan juga sebuah puisi, atau cerita fiksi. Kitab Wahyu adalah nubuatan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus kepada Rasul Yohanes. Kitab Wahyu memaparkan secara rinci tentang akhir zaman, yaitu hari-hari terakhir sejarah manusia. Kitab Wahyu memberitakan tentang kedatangan Antikristus. Kedatangan Tuhan Yesus, Kerajaan 1000 tahun, semua hal itu dijelaskan dalam kitab Wahyu.
Dalam Kitab Wahyu pasal 1 ini Rasul Yohanes memperkenalkan dirinya sebagai penulis Kitab Wahyu. Rasul Yohanes memberitakan bahwa Tuhan Yesus yang memperkenalkan diri sebagai Alfa dan Omega menyampaikan kepadanya untuk menulis segala yang dia lihat. “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.” Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, katanya: “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.” (Wahyu 1:8-11)
Atas perintah Tuhan Yesus itulah Rasul Yohanes menulis untuk ketujuh jemaat yang di Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia dan Laodikia. Isi surat yang ditulis oleh Rasul Yohanes dengan terus terang menyatakan keadaan ketujuh gereja tersebut. Dalam surat itu juga diminta agar mereka bertobat. Kalau mereka tidak bertobat maka Tuhan akan menghukum mereka. Sebaliknya jikalau mereka bertobat maka mereka akan memperoleh mahkota penghargaan.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, setelah merenungkan firman Tuhan ini, mari berhenti sejenak dan memikirkan apakah ada saudara seiman, atau teman bahkan anggota keluarga Anda yang tengah menjauhkan dirinya dari Tuhan. Atau mereka sedang berada dalam jalan yang menyimpang dari firman Tuhan. Apa yang Anda telah lakukan untuk mereka? Apakah Anda telah bersaksi dan mengingatkan mereka akan firman Tuhan? Mungkin Anda berkata, saya tidak berani bersaksi dengan kata-kata saya. Mungkin ini adalah kesempatan yang baik Anda melakukan seperti yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus kepada Rasul Yohanes; “Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di. . .”. Tulislah surat kepada teman, atau saudara seiman, atau anggota keluarga Anda dan bersaksilah agar mereka bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Kalau Anda tidak mendapatkan kata-kata yang baik, carilah ayat-ayat dari firman Tuhan dan kirimkan kepada mereka melalui WA. Dan yang paling penting ialah sebelum Anda menulis kesaksian atau mengirimkan ayat-ayat dari firman Tuhan tersebut, berdoalah. Tuhan dapat menggunakan kesaksian tulisan Anda itu untuk hasil yang positif.
(JET20092024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi jemaat ibu-ibu yang sedang mengandung supaya diberikan kesehatan dan dapat menjaga kandungannya dengan baik dengan asupan gizi yang cukup dan menjaga keadaan psikologinya dengan stabil supaya siap sedia dalam menghadapi persalinannya nanti.
- Berdoa untuk cabang-cabang gereja kita supaya para hamba Tuhan yang ditempatkan di cabang-cabang tersebut dapat melayani dengan penuh hikmat dan kuasa serta diberikan hati yang melayani sehingga nama Tuhan dimuliakan dan jemaat dapat tumbuh berkembang dengan luar biasa.
- Berdoa untuk BUMN yang mengelola kebutuhan hidup orang banyak (PLN, Pertamina, Bulog, dll) supaya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dengan hati yang takut akan Tuhan.
Pokok Doa Cabang IMANUEL, Rantau Prapat, Sumatera Utara
- Berdoa untuk kesehatan dan pelayanan Gembala Sidang dan jemaat Cab Imanuel Rantau Prapat.
- Mengucap syukur kegiatan KPW, JAM DOA,KMBI berjalan dengan baik.
- Doakan untuk Sekolah Minggu kiranya dapat bertambah jumlah kehadiran.

Thank you Jesus
Beberapa hari yang lampau ada komen yang masuk diruang dengarku,
HIDUP INI BUKAN HANYA UANG!
dulu kala ada debat komen diruang komen FB yang bersitegang leher bahwa HIDUP INI TA BISA LANJUT TANPA UANG!
sy nyatakan hal yg sebaliknya!
Kini ada penyataan bahwa HIDUP DI UBAHKAN !
Banya wrong mind set yang diubahkan oleh KUASA KATA KATA INJIL YANG TRRTULIS ! AMIN
Terima Kasih Yesus !
Mari share kisahmu supaya konform ulang sharing saya ini dan ROH KUDUS dalam hati semua UmatNya peroleh ROH YANG TEGUH
HIDUP INÌ BERBAGI KISAH KISAH
TERIMA KASIH UNTUK KISAH KISAH YANG BERKEMENANGAN !