“Sebab kita mengenal Dia yang berkata: “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.”
(Ibrani 10:30)
Seorang pemuda yang baru bertobat dan percaya Yesus, merasa sangat sedih dan marah karena dia meihat jemaat di dalam persekutuan ribut. Dia pun berkata tidak baik kepada jemaat yang ribut tersebut karena dia menganggap orang orang yang ribut ternyata orang yang tidak pernah sekalipun meninggalkan persekutuan, ibadah, sehingga selayaknya tidak pantas melakukan hal tersebut, bahkan beberapa orang meninggalkan persekutuan. Temannya yang lain mendengar si pemuda yang marah, menasihati dia serta memberikan pengertian sesuai Alkitab kepada si pemuda mengatakan bahwa benar, jangan kita menjauhkan dari pertemuan ibadah menjelang hari Tuhan yang mendekat. Sebab kita sudah mengenal Yesus, kita jangan berbuat dosa, karena nanti ada penghakiman dari Tuhan. Tuhan akan membalaskan setiap orang menurut perbuatannya masing masing. Gereja sudah membuat aturan yang harus diikuti oleh jemaat, dengan dasar Firman Tuhan, maka Firman Tuhan lah kita pegang sebagai dasar kehidupan kita. Mengapa masih ada terjadi perselisihan karena menganggap pihak yang benar dan salah. Penulis Ibrani mengatakan : Sebab kita mengenal Dia yang berkata: “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.” (Ibrani 10:30). Tuhan yang hidup akan menghakimi setiap orang sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya. Setiap perbuatan mempunyai konsekuensi. Tuhan memang maha pengasih dan maha pengampun. Namun, perlu diingat juga bahwa Tuhan adalah Tuhan yang adil dan berdaulat. Dia tidak akan membiarkan manusia terus menerus berbuat kesalahan. Tuhan senantiasa mengingatkan manusia dengan berbagai cara agar manusia bertobat dan hidup benar.
Ada di antara kita yang merasa heran, mengapa Tuhan yang penuh kasih melakukan pembalasan? Pembalasan yang Tuhan lakukan bukanlah karena rasa benci dan dendam kepada manusia. Pembalasan Tuhan dilakukan adalah atas dasar kasih dan keadilan. Tuhan tidak ingin manusia tersesat terlalu jauh. Karena itu, manusia perlu disadarkan agar kembali ke jalan Tuhan; jalan yang benar. Di sisi lain pembalasan Tuhan, Tuhan hendak mengingatkan kita agar kita menyadari adanya konsekuensi serta dampak dari perbuatan yang kita lakukan. 1 Petrus 1:22 mengatakan : Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. Kiranya hikmat Tuhan senantiasa memampukan kita untuk bertindak sesuai kehendak-Nya.
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS31082024)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan Indonesia tetap dalam keadaan aman dan tertib sesudah para Calon Kepala Daerah mendaftarkan ke KPU dan masa masing – masing pendukung dapat mengendalikan diri dalam perbedaan pilihan, tetap bersatu saling menghormati.
- Doakan GBIK dan Cabang-cabang serta Pos PI yang ada tetap dalam perlindungan Tuhan.
- Doakan Jemaat semakin hari betumbuh dewasa Imanya berbuah untuk kemuliaan Tuhan dengan hati tulus konsisten dalam melayani Tuhan.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat
- Doakan Penambahan Guru Sekolah Minggu, bahan ajar Sekolah Minggu, alat peraga Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk jemaat Cab. Marga Mulya untuk terus setia beribadah dan melayani Tuhan.
- Doakan kegiatan Gereja, Jam Doa, WBI, KPW, dapat berjalan dengan baik dan lancar.
