“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”(Ams. 16:32)
Tiap langkah hidup kita diatur oleh Tuhan dan tangan kasih-Nya senantiasa menuntun kita. Ia tidak membiarkan kita. Ia menyertai kita dengan kasih dan rahmat-Nya. Tetapi kita harus ingat bahwa ada bagian Allah dan ada juga bagian yang harus kita lakukan. Bagian kita adalah mengamati langkah hidup kita untuk hidup begitu rupa bukan seperti orang bebal tetapi seperti orang arif. Jika kita hidup arif, berarti kita mengizinkan Tuhan untuk menuntun kita, memberkati kita, dan membawa kita ke tingkat hidup rohani yang lebih tinggi. Kita lalu ada pada suatu sikap hidup berjalan dengan iman dan bukan sekedar pada penglihatan (2 Kor. 5:7), karena tanpa iman seorangpun tidak berkenan kepada Allah (Ibr. 11:6), dan tentunya orang yang beriman hidupnya penuh dengan kesabaran. Demikian juga dengan seorang tokoh Alkitab Perjanjian Lama yaitu Yusuf, anak Yakub. Dia telah mencontohkan bagaimana ia hidup penuh dengan kesabaran diantara situasi dan kondisi yang ia hadapi terlebih juga diantara saudara-saudaranya sendiri yang menunjukkan sikap tidak baik kepadanya (Kej. 37:12-24), sehingga kitapun dituntut untuk belajar dan meneladani sikap kesabaran Yusuf sesuai dengan apa yang tertulis dalam Alkitab.
Mari kita simak beberapa teladan kesabaran Yusuf yang bisa membuat kita semakin hidup dalam kesabaran di tengah-tengah kehidupan dunia yang semakin tidak sabar ini (Kej. 37:12-28)!
- Teladan kesabaran Yusuf dibuktikan dengan kerajinan dan ketaatannya (Kej. 37: 13-14)
Yusuf adalah anak yang sangat dikasihi ayahnya (Kej. 37:3). Oleh karena ia sangat dikasihi ayahnya bukan berarti membuat ia bermalas-malasan; justru ia menunjukkan kepada ayahnya bahwa ia anak yang rajin dan taat pada ayahnya. Ia mau membantu saudara-saudaranya dalam pekerjaan sehari-harinya, Ia tidak mencari alasan untuk menolak perintah ayahnya ketika disuruh untuk melihat dan mencari tahu keadaan saudara-saudaranya dan kambing dombanya di dekat Shikem, tetapi dengan sigap ia berkata “Ya Bapa” (Kej. 37:13-14).
- Teladan kesabaran Yusuf dibuktikan dengan jiwa patriotisme/pantang menyerah terhadap apapun juga yang ia hadapi. (Kej. 37:15-16)
Yusuf layak disebut seorang patriotisme sejati karena ia tidak mudah putus asa dan pantang menyerah terhadap keadaan yang terjadi. Dan ia tetap berjuang dengan penuh kesabaran untuk mencari saudara-saudaranya yang tidak ada di padang Shikem dengan mondar-mandir dan bertanya kepada seorang lelaki yang dijumpainya sehingga memberi informasi kepadanya bahwa saudara-saudaranya pergi ke Dotan dan iapun akhirnya pergi mancarinya dan menemukan saudara-saudaranya di Dotan (Kej. 37:15-17).
- Teladan kesabaran Yusuf dibuktikan dengan kasihnya yang begitu besar terhadap saudara-saudaranya yang jahat terhadapnya. (Kej. 37:18-28)
Karena Yusuf sangat dikasihi ayahnya (Kej. 37:3) dan karena mimpi yang disampaikan kepada saudara-saudaranya, maka benci (Kej. 37: 4, 8) dan iri hatilah mereka kepada Yusuf (Kej. 37:11), sehingga mereka bermufakat untuk membunuh Yusuf (Kej. 37:18) dengan dimasukan ke dalam sumur (Kej. 37:18, 24). Bahkan mereka mereka-rekakan yang jahat kepada Yakub ayahnya bahwa Yusuf telah mati dimakan binatang buas (Kej. 37:20). Tetapi Yusuf dengan penuh kesabaran dan kasihnya kepada saudaranya, ia tidak memberontak sama sekali dan seakan ia tetap tenang dan yakin bahwa ia akan selamat. Terbukti ia tidak jadi dibunuh melainkan dijual kepada orang Ismael dan dibawa ke Mesir dengan harga dua puluh syikal perak (Kej. 37:23, 28).
Mari kita meneladani kesabaran Yusuf yang sungguh menakjubkan dengan terus berlatih dan merelakan hati kita dipenuhi Roh Kudus sesuai anjuran Alkitab (Efs. 5:18), karena kesabaran adalah buah Roh yang harus kita miliki (Gal. 5:22). Dan jika kesabaran merupakan sifat dan karakter kita, kapan saja dan di mana saja, sukses menanti kita.
Tuhan Yesus memberkati.
(AP11072024)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan Presiden RI Bpk. Joko Widodo dan Wakil Presiden Bpk. Ma’ruf Amin, diberi kesehatan dan hikmat dalam memimpin bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Doakan keamanan dan ketertiban di Indonesia dapat terjaga dengan baik, Kepolisian RI dan TNI dapat melaksanakan tugas dengan baik.
- Doakan perekonomian Indonesia dapat terkendali.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Halmahera

- Doakan rencana balik nama sertifikat tanah gereja.
- Doakan rencana pembangunan gedung gereja dan pastori yang baru, sedang dipersiapkan dengan janji iman jemaat yang akan dikumpulkan pada Desember 2024.
- Berdoa untuk program pelatihan musik maupun multimedia kiranya dapat mengembangkan bakat dan minat remaja untuk melayani Tuhan.
