“Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”(Lukas 22:40)
Dalam kehidupan pasti tidak lepas dari pencobaan atau ujian. Dari pencobaan hidup kadang kita tidak tahu kapan dan masalah yang akan terjadi. Masing masing orang pasti mengalami dan bagaimana cara yang harus dihadapinya. Ada yang dengan cara diam saja berserah, ada yang memakai kekuatan lain dan bahkan ada yang menghindar. Bagi orang percaya kita bisa meneladani Yesus yang adalah Allah menjadi seorang manusia sejati. Pada waktunya Dia mau diserahkan kepada penguasa orang Yahudi, Dia naik ke bukit Zaitun dengan murid murid mengikuti-Nya. Setelah sampai disitu Dia berkata kepada murid-murid Nya : “berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.” Yesus tahu apa yang akan terjadi, Dia melepaskan Keilahian-Nya. Sebagai manusia Dia takut, dalam ketakutan kita bisa melihat bagaimana hubungan anak dan Bapa, Yesus dengan berlutut dan berdoa kata-Nya : “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak Mulah yang terjadi.” (Luk 22:42).
Mari kita belajar meneladani Yesus, fondasi kesetiaan adalah iman atau percaya dan Yesus berserah kepada Bapa Nya dalam doa dikatakan kehendak-Mulah yang terjadi. Setelah Yesus berdoa didapati murid murid Nya tertidur dan kata Yesus bangunlah dan berdoalah supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan. Yesus jelas dalam kesulitan disini, Dia berdoa dan menhadapinya dengan menyerahkan semua kepada Bapa Nya. Firman Tuhan mengajarkan an dan menggambarkan makna kesetiaan, iman dan kepercayaan kualitas kredibilitas karakter yang bisa dipercaya menghadapi apa yang harus dihadapi. Firman Tuhan juga mengajarkan bahwa sumber kekuatan kita untuk menjadi tetap setia bukan berasal dari situasi-situasi yang kondusif dan menyenangkan, melainkan apa yang kita percayai di dalam diri kita sendiri. Yang membuat kita mampu tetap setia dalam situasi-situasi yang berat dalam hidup adalah iman percaya kita, bukan faktor situasi dari luar. Untuk menang dalam pencobaan kita harus melekat pada Yesus dengan kesetiaan, berdoa dan percaya bahwa hanya dalam Yesus kita bisa menang dalam pencobaan.
Tuhan Yesus memberkati Amin.
(MS16032024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk kesehatan jemaat saat musim penghujan ini supaya terhindar dari sakit penyakit;
- Berdoa untuk program-program iman yang sedang berjalan agar dapat terpenuhi untuk setiap program.
- Berdoa untuk penegakan hukum di negeri Indonesia agar dapat berjalan dengan adil dan benar.
Pokok Doa CABANG SRIBHAWONO, Lampung Timur
- Doakan rencana dan program bulan maret bisa mengadakan KPW 2 kali dalam 1 bulan, Pelatihan musik, Ibadah Doa, WBI, PBI, SM, Kunjungan (jemaat dan simpatisan)
- Doakan untuk Sekolah Minggu bisa menjadi usaha menjangkau Jiwa-jiwa baru
- Doakan jemaat yang sedang sakit : Ibu Sri Ningsih, Sdr. Haris.
