“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh. 3:16)
Dosa merupakan sebuah hutang (Yun : opheilo) yang harus dilunasi oleh pendosa. Hutang tersebut tidak akan dapat lunas dengan cara berhenti berhutang atau dalam kalimat lain ‘dosa tidak akan dapat lunas dengan cara berhenti berbuat dosa’. Oleh karena pengertian ini, maka manusia berusaha untuk menghapuskan dosanya dengan cara mengorbankan sesuatu. Namun apa yang dilakukan manusia tersebut merupakan sesuatu yang tidak mengandung unsur kekekalan, sementara upah dosa adalah kekekalan yaitu kematian kekal. Oleh sebab itu, Allah berinisiasi mengutus AnakNya yang tunggal untuk melunasi hutang dosa manusia dengan Karya Agung-Nya Yang Suci yang mengandung unsur kekekalan (Yoh.3:16) sehingga manusia dapat bebas dari upah dosa yaitu kematian kekal (Rm.6:22-23).
Kitalah yang seharusnya menanggung salib karena kitalah yang berdosa dan kitalah yang seharusnya dihukum karena kitalah yang melakukan kesalahan. Namun karena Allah begitu mengasihi kita yang berdosa, maka Ia menyelamatkan kita (Ef.1:7). Kematian-Nya adalah bukti cinta yang tulus, murni, agung dan suci. Kematian-Nya membawa perdamaian antara manusia dengan Allah (Rm.5:10). Dengan perdamaian tersebut maka manusia yang percaya kepada-Nya dilayakkan untuk masuk kedalam tempat suci-Nya.
Kita adalah pribadi yang najis karena dosa dan kita tidak mungkin dapat masuk kedalam Tempat Maha Suci (surga) dengan kondisi berdosa. Kita perlu disucikan oleh Yang Maha Suci agar dapat suci dan layak masuk kedalam Tempat Maha Suci itu.Kita perlu dibersihkan dari dosa agar layak. Yesus Kristus telah menjadi pencuci hidup manusia dari dosa dan hanya oleh Dialah manusia diselamatkan. Yesus menebus hidup manusia dari dosa dan melayakkan manusia yang percaya kepadaNya untuk tinggal bersama-Nya disorga (Yoh.14:1-3).
Kita adalah pribadi yang patut bersyukur karena sudah percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Namun rasa syukur ini perlu juga diberitakan kepada sebanyak mungkin manusia agar mereka dapat mengerti bahwa Yesuslah penyelamat mereka dan Yesuslah satu-satunya jalan ke sorga. Bagikan SRHI ini kepada sanak saudara, kerabat, kenalan, teman, sahabat, pasangan dan semua orang yang kita kenal agar mereka dapat percaya kepada Yesus.
Tuhan Yesus memberkati
(YG080324)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk komitmen jemaat dalam memberi persembahan, persepuluhan dan janji iman untuk kemuliaan nama Tuhan;
- Berdoa untuk pelayanan renungan Firman Tuhan dan doa SRHI membangun pertumbuhan jemaat.
- Berdoa untuk jemaat yang sedang merindukan pasangan hidup agar diberi pasangan yang seiman dan sepadan.
Pokok Doa CABANG EKLESIA PELITA, Halmahera Utara
- Mengucap syukur kegiatan gereja berjalan dengan baik dan lancar
- Doakan kesetiaan Gembala Sidang Pdm. Yunus Tuwongadil dalam tugas penggembalaan
- Doakan jemaat tetap setia dalam beribadah dan mengikut Tuhan, bertumbuh dalam kedewasaan rohani dan menjadi berkat dalam masyarakat.
