““Maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.” (Amsal 2:5)
Sampai kapanpun manusia tidak akan terhindar dari permasalahan, sekalipun itu orang percaya. Namun ada sebuah perbedaan respon yang perlu kita perhatikan sebagai orang percaya untuk menanggapi setiap permasalahan yang terjadi. Yakobus secara terang-terangan mengatakan bahwa orang percaya perlu bersyukur untuk setiap permasalahan yang terjadi karena itu akan menghasilkan ketekunan yang akan menghasilkan buah yang matang supaya setiap kita menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun (Yak.1:2-8). Selain hasil dari permasalahan atau pencobaan, Yakobus menghimbau agar orang percaya memiliki dan meminta hikmat untuk menghadapi pencobaan (Yak.1:5-6).
Ada beberapa tokoh Alkitab yang dapat menghadapi pencobaan-pencobaan dengan baik karena mereka memiliki hikmat Allah seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Disebutkan dalam Daniel 3:16-18, ketiga tokoh tersebut menghadapi sebuah kondisi yang menyulitkan dimana mereka diperhadapkan dengan kematian. Jika kita berpikir dengan hikmat manusia, maka kita akan mengambil tindakan ‘lebih baik saya menyembah patung itu dan tidak mati, lalu setelah itu dapat kembali menyembah Allah’. Namun dalam kenyataan yang tertulis di Alkitab ketiga tokoh tersebut tidak mengambil tindakan menduai Allah, mereka tetap setia walaupun resiko sangat nyata. Perkataan hikmat Allah yang keluar dari ketiga tokoh tersebut patut kita tiru sehingga kita pun dapat mendapatkan hal serupa seperti yang mereka terima.
‘Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja. Tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu’. Dan 3:16-18
Sadrakh, Mesakh dan Abednego memberikan sebuah contoh yang baik untuk orang percaya agar tetap beriman kepada Allah ditengah kondisi permasalahan yang terjadi. Mereka dapat beriman dengan luarbiasa karena mereka mengenal Allah dengan benar. Sebagai orang percaya, kita juga harus dapat mengenal Allah dengan benar. Allah yang tidak akan meninggalkan kita (Ibr. 13:5b), Allah yang Maha Kuasa (Luk.1:37; Ef.6:10), Allah yang Maha Kasih (1 Yoh.4:7-8), Allah yang berotoritas atas semuanya (1 Taw.29:12) dan Allah yang Maha Tinggi (Mzm.91:1-2). Pengenalan kita akan Allah akan semakin membuat iman kita sempurna, dan iman sempurna tersebut sudah dicontohkan oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego.
Walaupun Sadrakh, Mesakh dan Abednego memilih setia, mereka tetap terkena masalah, hal ini memberi sebuah gambaran bahwa kesetiaan kita terhadap Allah tidak akan membuat kita terhindar dari masalah. Namun satu hal luar biasa yang perlu kita garis bawahi adalah bahwa ketika kita memilih setia dan tetap terkena masalah, kita tidak akan dibiarkan-Nya sendirian (Dan.3:25), tidak akan dibiarkan-Nya celaka (Dan.3:27) dan kita akan dapat tetap tenang didalam permasalaan tersebut (Dan.3:25).
Maka dari itu, sebagai orang percaya, kenalilah Allah dengan benar dan milikilah iman yang sempurna. Biarlah pengenalan yang benar dan iman yang sempurna berkolaborasi menjadi mujizat bagi kehidupan kita
Tuhan Yesus memberkati
(YG100124)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi jemaat ibu-ibu yang sedang mengandung supaya diberikan kesehatan dan dapat menjaga kandungannya dengan baik dengan asupan gizi yang cukup dan menjaga keadaan psikologinya dengan stabil supaya siap sedia dalam menghadapi persalinannya nanti;
- Berdoa untuk cabang-cabang gereja kita supaya para hamba Tuhan yang ditempatkan dicabang-cabang tersebut dapat melayani dengan penuh hikmat dan kuasa serta diberikan hati yang melayani sehingga nama Tuhan dimuliakan dan jemaat dapat tumbuh berkembang dengan luar biasa.
- Berdoa untuk para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri supaya tetap menjaga nasionalisme mereka terhadap Indonesia sehingga membawa nama yang harum bagi bangsa Indonesia di mata internasional.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Doakan persiapan Bahan ajar Sekolah Minggu
- Berdoa untuk kegiatan WBI dan PBI agak boleh berjalan kembali
- Tolong doakan jemaat agar terbeban juga dalam mengikuti ibadah jam Doa dan juga KPW
