“Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.(Yohanes 16:21)
Perumpamaan adalah salah satu cara Yesus memberikan pengajaran kepada orang banyak sesuai konteks yang ada pada jaman tersebut. Yesus sering kali menggunakannya untuk menjelaskan sesuatu dengan maksud supaya pemahaman pendengarnya lebih baik. Hal ini dipandang baik tetapi tidak semua perumpamaan yang diucapkan Yesus dipahami oleh pendengarnya.
Salah satunya adalah perumpamaan ini dengan menggunakan kata: tinggal sesaat saja (Yohanes 16:16). Murid-murid lalu bertanya kepada Yesus apa arti dari kata-kata tersebut. Tetapi Yesus menjawab dengan perumpamaan lain: Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. (Yohanes 16:21).
Konteks ayat ini pada saat itu Yesus menjelang hari akhir Dia akan disalibkan. Makna dari perumpamaan ini terdapat dalam ayat 22 yang berarti: bahwa murid-murid akan diliputi dukacita karena ditinggalkan oleh Yesus melalui kematianNya di atas kayu salib. Alkitab mencatat murid-murid akhirnya kembali ke aktifitasnya kembali (nelayan, dll). Mereka merasa kehilangan sosok guru yang mereka kagumi. Murid-murid akhirnya mendapatkan sukacita kembali dengan kehadiran Yesus ke dunia setelah Ia bangkit.
Murid-murid akhirnya mendapatkan kepercayaan diri kembali untuk melakukan karya mereka di bumi. Sama halnya dengan seorang ibu yang mengalami sakit ketika melahirkan tetapi sakit itu tergantikan dengan kehadiran anak yang menyukakan hatinya. Demikian juga kebangkitan dan kenaikan Yesus menjadikan murid-murid berani untuk menyatakan kebenaran, bersaksi tentang nama Yesus dan menyatakan hidup benar. Murid-murid mengubah dukacita mereka menjadi sukacita serta memberikan karya hidupnya bagi Tuhan.
Pembaca SRHI, tentu saja hidup tidaklah selalu mudah. Menjadi pengikut Yesus dijaman sekarang pun bukanlah mudah. Ketika saudara hidup benar dianggap sok saleh, ketika bersaksi dianggap kristenisasi, ketika menjaga hidup kudus dibilang cupu, dan lain-lain. Jangan hiraukan pendapat itu, tetaplah hidup benar dimata Tuhan. Saudara hanya perlu melakukan bagian saudara sebagai orang percaya. Dukacita melalui masalah yang saudara hadapi dalam menjaga hidup benar dihadapan Allah akan digantikan sukacita oleh Tuhan Yesus. Sebagai contoh ketika saudara bersaksi dan ada orang yang akhirnya percaya serta menerima Tuhan Yesus (sebagai Tuhan dan Juru Selamat), bukankah ini sebuah sukacita. Jangan lelah terus lakukan bagian saudara untuk bersaksi, hidup benar dan kudus. Tuhan Yesus pasti akan menolong saudara dalam prosesnya dan menggantikan dukacita itu dengan sukacita. God bless.
(FRD28112023)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk persiapan PBI wilayah DKI JAYA BANTEN dalam persekutuan tgl. 2 Des 2023;
- Doakan persekutuan WBI dan PBI hari ini serta persiapan perayaan Natal masing-masing organisasi;
- Doakan hikmat TUHAN bagi Asisten Gembala Sidang dan keluarga juga Para Diakon dan keluarga yang melayani Jemaat GBIK.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Timur
- Doakan Pelayanan dan kesehatan Sdr Kharis di TPW Gerbang Indah, Loleba
- Doakan untuk kegiatan gereja KPW, Jam doa, agar berjalan dengan baik dan jemaat boleh hadir mengikuti persekutuan
- Doakan Kesatuan jemaat dalam berkerja sama untuk kemajuan pelayanan di Loleba
