“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”
(GALATIA 5:1)
Apa sih merdeka itu? Jika kita lihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, merdeka dapat diartikan sebagai bebas dari perhambaan, dari penjajahan, dan sebagainya yang sifatnya memperbudak. Dapat juga diartikan sebagai berdiri sendiri, tidak terkena atau lepas dari tuntutan dan tidak terikat atau tidak bergantung kepada orang lain atau pihak tertentu sehingga dapat leluasa. Setiap orang ataupun sebuah bangsa pasti sangat ingin sungguh-sungguh merdeka dalam kehidupannya. Terlebih ketika kita saat ini masih ada banyak negara atau daerah yang tertindas oleh negara besar lainnya, atau mungkin dalam sebuah negara tersebut masyarakatnya masih belum benar-benar bisa merasakan yang namanya merdeka dalam kehidupan mereka.
Tujuh puluh delapan tahun negara kita, Indonesia sudah mendapatkan status merdeka. Namun nyatanya kemerdekaan itu masih belum bisa dirasakan secara utuh oleh semua rakyat di dalam negara kita. Masih ada masyarakat yang merasakan kehidupan di bawah garis kemiskinan, masih merasakan diskriminasi agama, diskriminasi golongan dan lain sebagainya. Padahal sudah selama 78 tahun negara kita ini merdeka dari penjajahan bangsa lain. Negara kita masih harus berjuang untuk memerdekakan dirinya dari hal-hal yang masih membelenggu masyarakat yang ada, sehingga dapat benar-benar merasakan kemerdekaan.
Lalu, bagaimana dengan kita? Yang sudah mengaku percaya kepada Yesus Kristus, menjadi orang Kristen, apakah kita sudah benar-benar menjadi orang yang merdeka dari perhambaan dosa? Ketika kita menjadi orang percaya, seharusnya kita sudah tidak lagi diperhamba oleh dosa, namun kenyataannya tidak sedikit orang-orang Kristen yang masih terbelenggu dengan kehidupan lamanya yang berkompromi dengan dosa.
Banyak orang Kristen yang belum bisa benar-benar lepas dari kuasa dosa yang selalu datang dan menggodanya untuk terus melakukan dosa. Hal ini masih terjadi karena orang-orang Kristen ini hanya mengandalkan kemampuan dan diri mereka sendiri yang masih hidup lemah di dalam kedagingan. Nyatanya memang tidak ada manusia yang dapat membebaskan diri mereka dari belenggu dosa itu.
Kita belajar dari apa yang rasul Paulus sampaikan kepada jemaat di Galatia, nas kita hari ini berkata demikian :
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Gal 5:1 ITB)
Kita sekarang bebas, sebab Kristus sudah membebaskan kita! Sebab itu pertahankanlah kebebasanmu, dan jangan mau diperhamba lagi. (Gal 5:1 BIS)
Dengan sangat jelas disampaikan oleh rasul Paulus, bahwa supaya kita sungguh-sungguh merdeka, maka Kristus sudah memerdekakan kita. Permasalahan kita dengan dosa sudah dibereskan, kita sudah bebas dari belenggu dosa itu, sudah diperdamaikan dengan pihak Allah. Sehingga kita sudah dapat kembali pada rancangan awal yang Allah siapkan melalui penciptaan manusia.
Maka, jika kita sudah benar-benar merdeka, jangan lagi coba-coba untuk mau diperhamba lagi oleh dosa. Tinggalkan dosa itu, dan jalanilah hidup sesuai kehendak Allah di dalam Kristus Yesus yang akan memampukan kita. Betapa mahalnya, berharganya kemerdekaan itu, jangan pernah melepaskannya lagi untuk menjadi hamba dosa itu lagi. Amin, Tuhan Yesus memberkati.
(NAK14082023)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk persiapan Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus 2023, Tuhan Yesus beri kelancaran untuk acara, Tuhan Yesus memberkati Presiden dan Wapres yang hadir, serta TNI Polri yang bertugas mengamankan acara tersebut;
- Berdoa bagi Panitia Mimbar dalam mencari calon Gembala Sidang bagi jemaat GBIK agar diberikan hikmat dalam memilih calon Gembala Sidang yang sesuai dengan kehendak Tuhan;
- Berdoa untuk jemaat yang sedang menghadapi masalah keluarga, baik suami-istri, orang tua – anak maupun orang tua – mertua, agar diberikan hikmat dan kelembutan hati sehingga keluarga masing-masing dapat rukun, bahagia dan hidup dalam sukacita Tuhan.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat
- Doakan untuk rencana pembangunan tempat parkir dana yg terkumpul Rp 3.500.000;
- Rencana penambahan guru Sekolah Minggu baru (Ibu Maria, Ibu Fajar, Ibu Stiven), Tuhan memberikan hati untuk melayani anak-anak;
- Doakan guru SM yang ada Tuhan berikan semangat dan dedikasi dalam pelayanan.

Amien, God Is Good!