“Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.””
(Yohanes 7:37-38)
Ada seorang yang tersesat di padang Gurun Sahara dan sangat kehausan. Benar-benar kehausan dan sudah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Beruntung tidak lama kemudian seorang yang mengendarai unta mendekatinya. Pada saat itu juga orang yang kehausan ini dengan tenaga yang tersisa berseru: “Tolong, berilah saya air minum”. Tetapi pengendara unta itu berkata: “Maaf saya tidak punya air, saya menjual dasi Rp.60.000 satu”. Orang yang kehausan dan sudah sangat lemah itu berkata: “Dasi, yang saya perlukan air minum. Tolong …berikanlah…saya…air”. Pengendara unta itu berkata lagi: “Saya punya beberapa dasi, saya jual Rp.105.000 untuk 2 dasi”. Lalu pengendara unta itu pergi, dan orang yang kehausan ini dengan tenaganya yang hampir habis terus merangkak dan tidak lama kemudian, dia sampai ke sebuah Oasis dan di situ ada sebuah hotel. Dia berkata kepada penjaga hotel itu :”Tolong berikan aku air minum”. Tetapi penjaga hotel itu berkata bahwa untuk masuk ke hotel ini, orang harus memakai dasi.
Ceritera yang tidak masuk akal itu, merupakan gambaran apa yang terdapat dalam Injil Yohanes pasal 7 ini. Tuhan Yesus sedang berada dalam Bait Allah pada hari terakhir perayaan Pondok Daun. Perayaan Pondok Daun adalah salah satu dari 3 perayaan hari raya orang Yahudi yang sangat meriah. Ribuan orang berdatangan ke Yerusalem dan tinggal di pondok-pondok yang mereka buat dari daun-daunan. (Lihat Nehemia 8:14-17). Selama satu minggu mereka tinggal dalam pondok pondok. Malam hari mereka bisa melihat bintang-bintang di langit sambil bercerita bagaimana Allah telah memimpin nenek moyang mereka ketika keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. Perayaan itu sangat meriah dan penuh dengan sukacita.
Kepada orang-orang yang berkumpul dalam Bait Allah itu, Tuhan Yesus menawarkan kepada mereka bahwa barang siapa yang percaya kepada-Nya seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, mereka akan dipuaskan. Tetapi sekelompok orang ingin berdebat tentang asal usul Yesus yang mereka tidak kenal. Bahkan mereka menyuruh penjaga-penjaga Bait Allah untuk menangkap Tuhan Yesus.
Demikian juga keadaan yang terjadi di dunia kita saat ini. Banyak orang sedang berdiri di sekitar sumber mata air kehidupan, tetapi mereka mati dalam kehausan. Secara ajaib Allah telah mengaruniakan kepandaian dan keterampilan kepada manusia sehingga manusia menemukan mesin cetak sehingga Kitab Suci dapat dicetak dan kita dapat memiliki dan membacanya. Kemudian manusia menemukan alat komunikasi elektronik yang canggih sehingga kita bisa memiliki Kitab Suci dalam Hand Phone. Dengan demikian kita bisa membawa dan membaca Kitab Suci. Siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.
Sayang sekali banyak orang tidak menggunakan semua yang telah disediakan tersebut untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan. Tuhan mengaruniakan kepada Gereja Baptis Kebayoran fasilitas yang sangat memamadai untuk mendengar dan belajar firman Tuhan. Tuhan juga telah menjediakan petugas-petugas yang dengan setia telah siap mengajarkan firman Tuhan. Sayangnya masih banyak yang belum memanfaatkankan kesempatan baik ini. Tuhan Yesus berfirman kepada kita semua: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!. Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”
Ada banyak “penjual dasi” di sekitar kita menawarkan kepada kita perkara-perkara yang coba merintangi kita membaca dan belajar Firman Tuhan. Mereka menawarkan rekreasi pada hari Minggu. Ada juga menawarkan upah yang lebih tinggi kalau Anda mau bekerja pada hari Minggu. Dan masih banyak tawaran lain yang menarik. Tetapi kami mengajak Saudara menggunakan waktu Anda untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan, karena dari dalam firman Tuhan Anda akan mendapatkan sumber Air Kehidupan yaitu Tuhan Yesus.
(JET120052023)
Pokok Doa:
- Kita doakan Rapat Perancang yang akan dilaksanakan hari ini agar setiap anggota Panitia benar-benar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab;
- Berdoa untuk jemaat yang pada saat ini sedang sakit, kelemahan tubuh dan akan menjalani operasi pada minggu-minggu yang akan datang, agar Tuhan Yesus menuntun langkah persiapan yang akan mereka lakukan;
- Berdoalah untuk berkat snack yang akan dipersiapkan bagi SIL dan pengerja yang akan mempersiapkannya.
Pokok Doa Cabang IMANUEL, Rantau Prapat, Sumatera Utara
- Mengucap syukur Ulang Tahun Gereja yang ke 8 sudah berjalan baik;
- Pelaksanaan acara Jumat Agung dan Paskah berjalan dengan baik walaupun cuaca panas terik;
- Doakan jemaat cab Imanuel Rantau Prapat Khusunyan ibu pasaribu yang sudah kurang sehat.
