“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”
(Matius 5:44)
Prinsip dunia mengatakan bahwa balaslah seseorang sesuai dengan hal yang dilakukan. Ketika seseorang berbuat baik, maka lakukan hal yang sama dan sebaliknya ketika seseorang berbuat jahat maka balaslah dengan lebih kejam. Hal ini berbeda sekali dengan ajaran Kristus kepada setiap orang percaya.
Yesus berkata: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Ada hal yang tidak sesuai dengan prinsip dunia ketika melihat perkataan Yesus ini. Orang percaya diminta untuk mengasihi musuh (orang yang tidak disukai atau tidak menyukai) yang tidak layak menerima kasih dan diajarkan berdoa untuk mereka. Tuhan mengajarkan kepada orang-orang yang mendengarkan khotbahnya di bukit bagaimana makna kasih yang sesungguhnya.
Pembaca SRHI, terkadang ketika mambahas kasih memang sangatlah mudah untuk dikatakan tetapi sulit untuk dilakukan. Kasih yang saudara miliki tidak boleh redup karena perasaan tidak suka dengan orang lain atau perlakukan orang lain. Tuhan Yesus telah menunjukkan kasih Agape sebagai kasih tanpa syarat, Dia tidak memandang setiap kesalahan yang saudara lakukan.
Memang berat untuk mengasihi orang yang tidak layak tetapi bukanlah tidak mungkin. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Paulus dalam suratnya kepada Jemaat di Roma: Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Roma 12:2-21). Kita tidak boleh kalah oleh kejahatan, lawanlah kejahatan itu dengan kasih. Melakukan seperti yang Yesus lakukan dalam mengasihi membuat orang-orang akan tersentuh dan menyadarkan dirinya bahwa kasih-Nya ada dalam diri saudara.
(FRD16022023)
Pokok Doa:
- Berdoa bagi jemaat dalam menikmati kebersamaan dalam keluarga menjadi keluarga dalam Tuhan yang harmonis dan menjadi saksi buat orang disekelilingnya;
- Mengucap syukur atas terlaksana semua kegiatan PAAT di Gereja pada Hari Minggu sampai dengan Selasa berjalan baik dan kiranya jemaat semakin bertumbuh dalam pengenalan Nabi Mikha;
- Berdoa bagi Gereja-gereja yang ada, lembaga kemasyarakatan yang dimiliki gereja terkhusus organisasi baptis yang melayani masyarakat, membagi kasih, menghadirkan Tuhan melalui kesaksian dan mengkabarkan Firman Tuhan yang selalu mengandalkan Tuhan untuk kemuliaan Tuhan.
Keluarga, tetangga, teman sekolah/kantor;
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat
- Mengucap Syukur Kegiatan gereja Sekolah Minggu, Jam Doa, Kebaktian Umum dan Ibadah Rumah Tangga dapat terus berjalan dengan baik;
- Mengucap syukur :
• Satu keluarga yang mulai aktif ikut beribadah dan 3 orang anaknya ikut Sekolah Minggu
• Bersyukur ibu Yati sudah melahirkan dengan normal anaknya perempuan, berat 3,1 kg
• Bersyukur remaja yang semakin aktif beribadah dan ada beberapa yg siap dibaptiskan
• Bersyukur untuk Alpin (2 th) yang sudah sehat setelah mengalami kecelakaan tgl. 12 Januari tertabrak motor;
