“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan kebenaran.”
(1 Yoh. 3: 18)
Menyatakan perasaan mengasihi, mencintai seseorang dengan puisi, kata-kata indah adalah sesuatu yang kelihatan romantic, bagi sementara orang hal itu sangat diperlukan, tetapi bagi orang lain dimungkinkan hal itu dianggap merupakan rayuan gombal yang tidak atau belum bisa dipegang sebagai pernyataan kasih/cinta ang sesungguhnya. Mengasihi/mencintai dengan rangkaian kata indah boleh-boleh saja, sepanjang tidak berhenti sampai di situ, tetapi ditindaklanjuti dengan perbuatan nyata.
Ayat nats hari ini bukanlah melarang orang untuk menyatakan rasa cintanya dengan lesan atau indahnya kata, tetapi ingin menyatakan bahwa keindahan lesan pernyataan cinta perlu dibarengi dengan perbuatan dan kebenaran. Perlu dibarengi dengan perbuatan artinya rasa cinta /kasih sayang akan menjadi hampa tanpa ada tindakan nyata yang dilakukan untuk menunjukkan cintanya.
Dalam Matius 7: 24 firman Tuhan menyatakan, “Setiap orang yag mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” Dalam ayat ini jelas Allah menghendaki adanya pelaku-pelaku firman yang tidak hanya mau mendengar saja atau tidak hanya memperdengarkan saja. Itulah sebabnya Tuhan Yesus memberi contoh dengan tindakan nyata setiap pengajaran yang Dia ajarkan.
Pernyataan cinta dalam ayat nats hari ini hendaknya dinyatakan dalam perbuatan dan kebenaran. Kata “perbuatan dan kebenaran” di sini tidak boleh dipisahkan, karena merupakan pernyataan yang saling mendukung dan menguatkan. Percuma cinta dan kasih sayang dinyatakan dalam perbuatan tanpa dilandasi dengan motivasi yang benar. Bisa saja orang melakukannya dengan cara dan motivasi yang salah, jika hal itu dilakukan pastilah juga merupakan tindakan yang tidak berkenan kepada Allah.
Pembaca SRHI yang saling mengasihi, hari ini kita diajarkan untuk mengasihi dengan sungguh dan tidak setengah hati. Kita percaya dengan melakukan cinta dan kasih sayang yang seperti ini, kita akan merasakan sukacita dan kebahagiaan yang sesungguhnya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI15022023)
Pokok Doa:
- Doakan Pertumbuhan rohani jemaat menjadi Pengikut Kristus yang selalu hidup menyenangkan hati Tuhan melalui acara-acara Gereja yang dilaksanakan melalui kebaktian, Sekolah Minggu, WBI, PBI dan Ibadah Doa dan KPW;
- Doakan anak-anak yang sedang menghadapi semester Genap diberi hikmat dalam mengatur waktu dalam pembelajaran dan pelayanan Masing-masing;
- Doakan untuk keamanan NKRI agar bangsa kita menjadi bangsa yang patuh dan taat kepada Peraturan pemetintah.
Pokok Doa Cabang SRIBAWONO, Lampung Timur
- Doakan kunjungan gereja ke rumah jemaat yang sudah lama tidak aktif ada 2 keluarga;
- Mendoakan Ibu Sriningsih mengalami pembengkakan jantung sekarang ini berobat jalan;
- Mendoakan anak no 2 ibu Rawuh bernama Haris sejak lahir memiliki sakit epilepsi dan dalam seminggu bisa kejang 3 – 4 kali;
- Doakan jumlah kehadiran jemaat yang naik turun oleh karena bekerja di luar Lampung dan kuliah.
