“Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.”
(Yohanes 17:17-19)
Selamat Tahun baru, Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Kristus, Selamat memasuki tahun 2023. Penulis berharap pada tahun 2023 ini Anda telah memiliki tekad untuk hidup lebih berhasil dalam segala bidang, termasuk dalam bidang kerohanian. Semoga Anda telah memiliki target atau goal yang akan Anda capai dalam hubungan Anda dengan Tuhan. Juga sudah punya rencana bagaimana mencapai target atau goal tersebut melalui ibadah, pelayanan, doa atau dalam firman Tuhan.
Renungan SRHI kita hari ini berdasarkan Yohanes 17:11-19. Injil Yohanes pasal 17 ini merupakan Doa Syafaat Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya. Mari baca dan perhatikan ayat 17-19 yang telah tercetak di atas. Dalam ayat-ayat ini Tuhan Yesus berdoa agar murid-murid-Nya (saya yakin termasuk Anda dan saya) dikuduskan. Kekudusan hidup merupakan bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan rohani, bahkan merupakan dasar dari segala pertumbuhan lainnya. Salah satu cara untuk memelajari hal ini dapat kita lihat dalam doa Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya. Dalam doa ini Tuhan Yesus mendoakan agar murid-murid-Ny dikuduskan dalam kebenaran, dan Tuhan Yesus sendiri hidup dalam kekudusan untuk murid-murid-Nya.
Ayat 17 ini dalam bahasa Yunaninya adalah sebagai berikut: ἁγιάζω αὐτός ἐν σοῦ ἀλήθεια σός στί ἀλήθεια → hagiazō autos en sou alētheia sos logos ‘ esti alētheia = “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran”. Tuhan Yesus mendoakan muird-muridNya, termasuk Anda dan saya agar kita dikuduskan dalam kebenaran. Dikuduskan dalam kebenaran artinya dipisahkan dari yang lain atau dikhususkan di dalam kebenaran. Firman Tuhan adalah kebenaran. Jadi jika kita mau hidup dalam kebenaran maka kita harus hidup sesuai dengan firman Tuhan karena firman Tuhan adalah kebenaran. Mungkin Anda berkata “wah kalau demikian perlu sekali berusaha untuk menaati firman Tuhan”. Benar, bila kita mau hidup dalam kebenaran kita harus menaati firman Tuhan.
Tuhan Yesus sendiri melakukan hal itu. Perhatikan ayat 19: “dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran”. Tuhan Yesus menguduskan diri-Nya bagi kita. Tidak mudah untuk melakukan hal itu. Ketika Yesus berada dalam dunia ini, DIA selalu hidup dalam kebenaran, yaitu senantiasa melakukan perintah Allah, Bapa-Nya. Ketika Tuhan Yesus datang kepada Yohanes Pembaptis minta untuk dibaptis, “Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya.” (Matius 3:14-15). Demikian pula ketika Yesus dicobai oleh Iblis, Yesus tetap taat kepada Firman Tuhan. Sewaktu Yesus diadili oleh Pilatus, Pilatus tidak menemukan kesalahan pada diri Yesus. Bahkan dalam Injil Matius 27: 3- 4: “Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Puncak ketaatan Tuhan Yesus terhadap kehendak Allah, Bapa-Nya ialah ketika dengan penuh kesadaran dan ketaatan dalam kasih-Nya Yesus rela menderita dan mati di atas kayu salib untuk menebus kita.
Satu hal lagi yang sangat penting dalam Doa Syafaat Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya termasuk Anda dan saya ialah : “Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia”. (Yohanes 17:18). Tuhan Yesus menempatkan kita di dalam dunia yang penuh dengan kekerasan dan pencobaan. Tetapi Yesus sendiri menjadi contoh bagi kita untuk tetap hidup dalam kebenaran. Tuhan telah memberikan kepada kita firman-Nya yang akan menjadi pedoman untuk hidup kudus. Mari setia membaca firman Tuhan dan nerenungkan firman itu setiap hari. Bertanyalah kepada teman-teman seiman Anda bagaimana cara mereka membaca Alkitab dan merenungkannya setiap hari, bukankah Anda menginginkan adanya pertumbuhan rohani pada diri Anda pada tahun 2023 ini?
(JET06012023)
Pokok Doa:
- Indonesia dalam hal ini KPU sebagai pelaksana pemilihan umum dapat menyusun jadwal kampanye dengan bijak adil dapat di terima Partai peserta pemilu dan suasana tetap kondusif;
- GBIK dalam hal ini Panitia Mimbar tetap mendapat hikmat kebijaksanaan dan pimpinan dari Tuhan yg sudah memutuskan mengusulkan Pdt Agus Panrimo sebagai Calon Gembala Sidang dapat di bawa ke Rapat Urusan Gereja dalam keadaan lancar Aman;
- Jemaat dalam menangapi usulan Panitia Mimbar melalui Panitia Perancang dengan pertolongan dan bimbingan Roh Kudus melalui doa banyak yang menanggapi dengan hikmat Tuhan.
Pokok Doa Cabang LYMAN MUNSON, Sibolga, Sumatera Utara
- Rencana Pekan Doktrin dan Pengabdian bulan Februari 2023;
- Rencana pengorganisasian GBIK Cab Lyman Munson pada tanggal 28 Juni 2023;
- Rencana Pernikahan Sdr Januar Pandiangan dan Sdri Susanti Simanjuntak tgl 23 Februari 2023;
- Rencana Pernikahan Sdr Ido Silalahi dan Sdri Winda Surbakti (jemaat kita) tgl 17 Februari 2023 di Sidikalang.
