“Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi Pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.”
(1 Tim. 2: 5-6)
Kemarin Senin 14 November 2022 kita telah diingatkan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Dia adalah pribadi yang dijanjikan Allah dari sejak manusia jatuh dalam dosa, Dia menggenapi janji Allah tersebut dengan datang ke dunia sebagai manusia untuk menebus manusia dari kuasa dosa. Hari ini kita diingatkan tentang perlunya seorang Pengantara yang menjadi mediator hubungan antara manusia dan Allah.
Yang namanya mediator, keberadaannya sebagai penghubung kedua belah pihak yang memerlukan komunikasi yang baik. Mereka memerlukan mediator mungkin belum ada komunikasi di antara keduanya, atau mumgkin mereka telah ada komunikasi, namun karena sesuatu masalah komunikasi itu terputus, sehingg untuk menyambungkannya kembali perlu mediator. Inilah peran yang dilakukan Tuhan Yesus Kristus sebagai Pengantara.
Bagi orang yang belum mengenal Allah yang benar, Tuhan Yesus Kristus karena kedudukan-Nya sebagai Mesias mampu menjadi mediator menyambungkan orang tersebut dengan Allah. Bagi orang yang telah terputus hubungannya dengan Allah yang benar, Tuhan Yesus Kristus juga dapat menjadi mediatornya. Bahkan dalam ayat nats hari ini Dia adalah Pengantara satu-satunya kepada Allah, disebutkan dalam ayat tersebut “esa pula Dia yang menjadi Pengantara antara Allah dan manusia”.
Dosa telah menjauhkan manusia dari Allah, memutus hubungan yang sangat baik antara manusia dengan Allah. Kalau dalam Perjanjian Lama, dosa dapat dimintakan pengampunan melalui korban pengampunan dosa dengan penumpahan darah melalui menyembelih binatang, pada masa Perjanjian Baru Allah datang ke dunia dalam bentuk manusia Yesus Kristus. Kehadiran-Nya ke dalam dunia melakukan banyak hal di antaranya, mengajar, melaksanakan pelayanan social, menyembuhkan orang sakit, akhirnya mati di atas kayu salib. Kematian-Nya menjamin penebusan dosa bagi umat manusia.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, jelaslah sekarang sebagai “Pengantara”, Tuhan Yesus telah melaksanakan tugas menjadi mediator antara Allah dan manusia. Sesuai dengan firman-Nya, Tuhan Yesus adalah satu-satunya pengantara, sehingga tidak ada pengantara lain yang dapat melakukan tugas tersebut. Berbahagialah kita yang percaya kepada Sang Pengantara, Amin.
(RI15112022)
Pokok Doa:
- Hikmat dan kebijakan pemerintah mengatasi pengangguran, menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan kerja, pendampingan kewirausahaan berjalan lancar dan mencapai target;
- GBIK terus meningkatkan pelayanan rohani jemaat, yang masih perlu dibimbing dapat dewasa secara iman dan berkontribusi bagi pelayanan Gereja;
- Jemaat dalam menjalani rumah tangga diberi kekuatan, petolongan dari Tuhan untuk mengatasi setiap masalah dengan kasih dan sukacita.
Pokok Doa Cabang LYMAN MUNSON, Sibolga, Sumatera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdt. Daniel Hutagaol serta keluarga;
- Bersyukur atas setiap pelayanan satu bulan yang lalu pemulihan kesehatan beberapa jemaat;
- Persiapan Natal bulan Desember 2022.
- Kesiapan seluruh jemaat untuk pengorganisasian pada tanggal 28 Juni 2023.
