“Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.”
(Filipi 2:15-16)
Kalau kita membaca surat-surat Rasul Paulus baik kepada gereja-gereja , maupun kepada teman-teman sepelayanannya, kita dapat melihat dengan jelas bahwa Rasul Paulus mengikut dan melayani Tuhan Yesus secara tertip dan mempunyai tujuan yang jelas. Rasul Paulus memberi nasihat kepada orang Kristen di Korintus: “Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (1Korintus 9:24).
Rasul Paulus juga tidak pernah merasa sempurna dan puas dalam pelayanannya. Dia ingin mengenal Tuhan Yesus dan kuasa yang membangkitkan Tuhan Yesus sehingga dia bisa ikut mengalami penderitaan Tuhan Yesus , agar dia menjadi serupa juga dalam kematian Kristsus, yaitu dia bisa mengalami kebangkitan seperti Kristus. Itulah sebabnya Dia bisa bertahan dalam segala penderitaan yang dia alami selama melayani Tuhan Yesus. Walaupun dia telah mengalami sedemikian banyak penderitaan, tetapi dia masih terus berjuang. Dia masih terus berlari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Dia bersaksi kepada orang Kristen di Filipi: “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:13-15). Sekali lagi Rasul Paulus berkata kepada orang Kristen di Korintus: “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.” (1 Korintus 9:26)
Saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, penulis yakin semua hamba Tuhan mempunyai harapan sama seperti harapan Rasul Paulus ketika nanti bertemu dengan Tuhan Yesus: “agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.” Semua hamba Tuhan pasti menginginkan hasil pelayanan mereka, yaitu supaya semua orang yang telah mengikut Kristus tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga pengikut Kristus bercahaya di antara orang lain seperti bintang-bintang di dunia ini. Untuk itu Rasul Paulus menasihati kita semua agar tetap berpegang teguh pada firman Kehidupan yaitu firman Tuhan,
Sangat disayangkan ahir-ahir ini kita menyaksikan mereka yang “menyandang agama Kristen” tidak memberi kesaksian yang baik. Mereka tidak bersinar seperti bintang-bintang di dunia ini tetapi tindakan mereka mencemarkan Kristen, memberi gambaran tidak benar tentang Kristen. Mari mendoakan mereka.
Sebagai aplikasi/penerapan dari nasihat SRHI hari ini, mari teguh berpegang kepada firman Tuhan. Apapun yang terjadi, usahakanlah supaya Anda tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia.
Ingatlah akan setiap hamba Tuhan yang melayani Anda, marilah kita menjaga kehidupan kita sesuai dengan firman Tuhan, agar kita dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa mereka, yaitu hamba Tuhan itu, tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah memberitakan Injil kepada Anda.
(JET28102022)
Pokok Doa:
- Keamanan NKRI, baik diperkotaan hingga pelosok negeri tetap aman terkendali, setiap aparatur yang ada dari TNI-POLRI hingga swadaya masyarakat diberikan hikmat dari Tuhan;
- Kegiatan Ibadah Doa Semalaman mulai malam nanti hingga esok pagi, Pan Doa dan KMBI dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, jemaat dapat hadir untuk saling mendoakan dan terberkati oleh Firman Tuhan;
- Gereja-gereja yang ada, lembaga kemasyarakatan yang dimiliki gereja terkhusus Organisasi Baptis yang melayani masyarakat, membagi kasih, menghadirkan Tuhan melalui kesaksian dan pengabaran Firman Tuhan;
- Semangat persatuan dan kesatuan pemuda di Indonesia dalam rangka Sumpah Pemuda. Kiranya pemuda semakin kreatif berkarya dan memiliki karakter Pancasila.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Timur
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Defretes Patty serta keluarga;
- Rencana pembangunan Gereja tahun depan.
