“Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka f dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.” Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”
(Mat. 14:13-16)
Jika kita perhatikan, tidak bisa dipungkiri, saat ini banyak orang kristen yang menjalankan pelayanannya dengan motif-motif yang tidak murni. Ada yang melayani karena uang, jabatan, untuk mencari nama dan popularitas, dan sebagainya. Banyak juga orang kristen yang menjadi kecewa terhadap individu-individu, gereja, lembaga kristen, karena mereka menjalankan pelayanannya dengan motif-motif yang dinilai tidak murni dan kurang alkitabiah.
Untuk mengerti cara pelayanan yang sesuai dengan kebenaran firman Allah, haruslah kita melihat dan mempelajari pelayanan Tuhan Yesus, teladan utama kita. Motivasi utama Tuhan Yesus di dalam pelayanan adalah belas kasihan-Nya terhadap orang-orang yang dilayani-Nya. Hal itu bisa kita lihat, misalnya dalam peristiwa mujizat lima roti dan dua ikan. Awalnya, Tuhan Yesus akan pergi dan beristirahat bersama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang sunyi. Namun, orang banyak yang tahu tujuan mereka, mendahului mereka tiba di tempat tersebut dengan mengambil jalan darat. Ketika Tuhan Yesus dan para murid-Nya mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, sehingga tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Ia menyembuhkan mereka yang sakit. Menjelang malam, murid-murid-Nya meminta kepada-Nya agar Ia menyuruh orang banyak itu pulang, sehingga mereka bisa membeli makanan di desa-desa terdekat. Tetapi, Tuhan Yesus berkata kepada mereka tidak perlu pegi, murid-murid-Nyalah yang harus memberi makan orang banyak tersebut. Didorong oleh belas kasihan, Tuhan Yesus pun membuat mujizat dengan mengubah lima roti dan dua ekor ikan menjadi berlipat kali ganda, sehingga cukup untuk dimakan oleh lima ribu orang laki-laki, belum termasuk kaum wanita dan anak-anak.
Ketika Tuhan Yesus melayani orang lain, Ia selalu mendasari pelayanan-Nya dengan motif yang benar, yakni karena hati-Nya digerakkan oleh belas kasihan. Semua pelayanan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus adalah semata-mata karena kasih-Nya kepada orang-orang yang dilayani-Nya, bukan karena ada motif lainnya. Bukan karena ingin polularitas, jabatan, atau untuk mencari nama di hadapan orang lain, apalagi untuk mencari keuntungan materi. Belas kasihanlah yang menggerakkan Tuhan Yesus untuk menyembuhkan orang banyak dan memberi mereka makan. Ia melayani karena kasih, Ia melayani dengan hati. Itulah yang dilakukan Tuhan Yesus selama Ia hidup dan melayani di dunia ini.
Mari, kita melayani dengan hati dan motivasi yang benar! Kita harus mempunyai hati seperti hati Tuhan Yesus. Jika hati kita tidak seperti hati Tuhan Yesus, maka pelayanan kita menjadi sia-sia. Janganlah melayani orang lain juga karena terpaksa, karena dibayar, untuk cari nama, atau karena motif lain yang tidak murni, maka kita tidak akan melayani dengan maksimal, dan pelayanan kita sama sekali tidak benar di hadapan Tuhan. Renungkanlah! Tuhan Yesus memberkati.
(AP20102022)
Pokok Doa:
- Panitia PI supaya selalu dipimpin Tuhan dalam melaksanakan tugas pengabaran Injil;
- Kebutuhan operasional Panitia PI untuk mengabarkan injil dapat terpenuhi;
- Kesehatan Panitia PI supaya terjaga dengan baik dan Tuhan anugrahkan hikmat dan kuasa dalam melaksanakan tugas penginjilan.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Kiranya Tuhan menambahkan murid baru dan bangkitkan kerinduan melayani sebagai guru SM bagi beberapa jemaat;
- Para remaja supaya ada kerinduan melayani;
- Kiranya para pemuda tetap setia di tengah perkembangan teknologi;
- Penambahan LCD proyektor yang diperlukan dalam ibadah dan untuk media belajar;
- Rencana mengadakan pembaptisan anggota baru di bulan Oktober 2022.


Bapa Surgawi
Kami datang dlm roh & kebenaran & janji kekalMu (Mat 18:18-20) dgn sepakat kami bawa jeritan hati kami UmatMu. Engkau lebih dari doa doa kami Engkau lebih dari pikiran pikiran kami. Kami serahkan keterbatasan kami kedalam tanganMu. Engkau ta dibatasi ruangan ini Engkau ta dibatasi 24 jam diBumi ini. Ajar kami isi waktu kami dgn kegiatan yg senangkan hatiMu. Ajar kami tdk menduka kan hatiMu atau mendatangkan Murka di hatiMu Bapa Surgawi terima kasih utk Roh Kudus Roh Penolong satukan kami diBumi ini dgn Iman yang Engkau sempurnakan. Sempurnakan juga doa doa kami berkenan dihatiMu Pencipta Semesta. Dalam Nama Yesus kami alaskan sepakat doa kami. Amin