”Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,”
(Ef 5:16)
Waktu yang dijalani manusia dalam kehidupan adalah sama setiap harinya ada 24 jam. Dalam waktu atau masa ada seluruh rangkaian ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung. Waktu tidak bisa diulangi dan berjalan dengan sendirinya.
Dalam kitab Efesus 5:16 Rasul Paulus berkata karena itu perhatikanlah dengan seksama bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada kehidupan kita. Dalam kehidupan ada susah senang bagaimana kita bisa menghadapi dan melewatinya. Kita hidup dalam suatu lingkungan yang kadang kita tidak tahu kondisi dan situasinya yang akan terjadi, bagaikan sebuah perahu diatas air. Ada saat tenang dan ada saat angin datang dari berbagai arah.
Seperti kitab Matius 14 : 22-23 yang menggambarkan perjalanan hidup kita, terkadang Tuhan mengijinkan “angin sakal” menghadang perjalanan hidup kita dengan tujuan mengajarkan kita untuk percaya penuh kepada Tuhan dan melatih iman kita supaya kuat. Gambaran ini tentang perjalanan hidup orang percaya. Angin sakal bisa berbicara tentang masalah atau kesulitan datang yang akan kita hadapi. Semua orang, termasuk orang percaya dan bahkan kita yang sudah melayani pekerjaan Tuhan ( pelayan Tuhan atau hamba Tuhan), juga tak luput dari masalah atau kesulitan. Pada waktu tertentu terkadang kita harus menghadapi “angin sakal” yang bertiup begitu kencangnya bisa meusak kehidupan kita. Angin sakal yang mendatangkan kerusakan dan kehancuran hidup itu datangnya dari si jahat (Iblis), sakit, masalah masalah keluarga, lingkungan, diperlakukan tidak adil, tidak diperhatika dan lain lain. Dengan masalah yang kita hadapi kadang menjadikan penghambat rohani kita bertumbuh.
Kita harus ingat bahwa kehidupan kekristenan itu bukan hanya berbicara tentang berkat atau mujizat, tetapi juga berbicara tentang penderitaan, ada harga yang harus dibayar. Meskipun Yesus tidak bersama-sama dengan murid-murid di dalam kapal, tetapi Ia tahu persis pergumulan yang akan terjadi dialami murid-murid-Nya, dan punya waktu yang tepat untuk menolong. Tuhan pun melihat pergumulan hidup kita. Dengan kehidupan yang melekat pada Tuhan maka akan terungkap prilaku kehidupan yang saleh bukan karena pengetahuan kita. Hidup dalam Tuhan maka kita akan memperoleh kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan hidup dan prilaku kehidupan kita mengikut Yesus.
Tuhan Yesus memberkati Amin.
(MS08102022)
Pokok Doa:
- Persiapan Ibadah Minggu pagi dan sore;
- Hikmat Tuhan bagi para Pemimpin Panitia dan Organisasi dalam mempersiapkan rangkaian Perayaan Natal 2022;
- Program Pemilu 2024 dipimpin hikmat Tuhan dan terpilih pemimpin yang takut akan Tuhan.
Pokok Doa Cabang SRIBAWONO, Lampung Timur
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Kadek Teguh Indra serta keluarga;
- Kelas Persiapan Baptisan untuk 2 orang dari latar belakang Buddha;
- Renovasi Gedung gereja, pembuatan kolam baptisan dan ruang SM
- Kesehatan jemaat;
- Kesetiaan jemaat dalam beribadah dan melayani.
