“Janganlah hendaknya Kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segalah hal keinginanmu kepada Allah dalam doa, dan permohonan dalam ucapan syukur.”
(Filipi 4:6)
Didalam renungan kita hari ini, kita bisa melihat dan merenungkan pesan Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Paulus memberikan pesan kepada jemaat di Filipi untuk selalu bersukacita didalam Tuhan. Dan dia menekankan untuk tidak kawatir dengan kehidupan mereka, sebab Yesus Kristus menuntun langkah setiap orang yang percaya kepada-Nya. Paulus menekankan ini karna dia tidak mau orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kawatir akan kehidupan yang mereka jalani. Mereka kawatir dengan tantangan yang akan datang dalam kehidupan mereka nantinya. Makanya Paulus memberikan nasehat untuk menguatkan mereka.
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita pasti mengalami pasang surut kehidupan. Terkadang kita bahagia dan terkadang kita sedih bahkan kawatir dengan masa depan keluarga kita. Dan pertanyaannya bagi kita, mengapa kita harus kawatir akan masa depan kita? Inilah yang dapat kita simak dan pelajari serta kita renungkan dalam kehidupan kita. Ketika kita sedang bersukacita, kita pastinya akan mengucap syukur kepada Tuhan. Dan ketika kita sedang berada di situasi yang buruk, apakah kita masih bersyukur kepada Tuhan? Nasehat ini yang kita lihat dan dalami maksudnya.
Ada 2 nasehat yang kita dapat dari renungan kita hari ini, bagaimana kita bersukacita didalam Tuhan Yesus? Yang pertama : menunjukkan kebaikan hati kita kepada semua orang. Ketika kita sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat kita secara pribadi didalam hati kita, tentunya kita akan mengalami hidup baru. Semua tindakan perbuatan hidup kita akan otomatis kita perbaharui. Kita dituntut untuk menunjukkan kebaikan kita kepada orang lain, dengan tujuan apa? Tentunya dengan tujuan mencerminkan Kita sebagai pengikut Kristus yang selalu renda hati dan selalu berbuat baik kepada semua orang, bukan untuk kesombongan diri kita sendiri. Tetapi untuk kemuliaan nama-Nya. Yang kedua : menunjukkan rasa syukur kita kepada Tuhan. Didalam kehidupan kita, mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan sangatlah penting, baik kita sedang dalam keadaan sukacita bahkan dalam keadaan keterpurukan pun, kita harus selalu mengucap syukur. Untuk itu kita harus percaya didalam kehidupan kita ada kuasa Tuhan yang senantiasa memelihara hidup kita.
Didalam tema bulanan kita kali ini, bercerita tentang kehidupan bangsa Israel di masa Hakim-hakim. Ketika mereka sedang dalam keterpurukan, mereka berseru kepada Tuhan untuk meminta pertolongan kepada-Nya. Dan apa yang Tuhan Allah berikan? Tuhan selalu mendengar setiap keluhan mereka. Dan mengutus seorang Hakim untuk menyelamatkan kehidupan mereka serta membawa mereka kepada Tuhan. Artinya apa saudara-saudara seiman, artinya adalah Tuhan Allah tidak pernah meninggalkan kita, Dia yang selalu menopang kehidupan kita meskipun terkadang kita meninggalkan Tuhan. Kaitannya dengan Nasehat Paulus ini adalah, kita di tuntut untuk selalu bersukacita didalam Tuhan ketika kita sedang mengalami sukacita bahkan keterpurukan pun sekalian.
Jadi saudara-saudara seiman, mari kita senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan Yesus dan menyerahkan kehidupan kita pada-Nya, karena Yesus yang menopang, memelihara dan menjaga kehidupan kita semua. Amin, Tuhan Yesus memberkati.
(RUL18082022)
Pokok Doa:
- Pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur umum di perbatasan Negara dapat berjalan baik sehingga masyarakat diperbatasan bisa menikmati kemajuan pembangunan;
- GBIK dalam membangun gedung gereja/tempat ibadah di Pos PI maupun Cabang dapat berjalan lancar, tercukupi anggaran, selesai sesuai rencana serta dapat berfungsi untuk memuliakan Tuhan;
- Jemaat GBIK yang rindu punya tempat tinggal tetap dan yang sedang membangun rumah kiranya Tuhan memberkati segala usaha yang dilakukan.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Natanael serta keluarga;
- Bersyukur kesetiaan jemaat dalam ibadah setiap minggu dan keterlibatan jemaat dalam pelayanan;
- Rencana penanaman bibit pinang di batas tanah gereja;
- Proyek janji iman pembuatan tempat parkir gereja;
- Kegiatan menimbun/menambah tinggi kamar pastori karena mata air di pastori menyebabkan banjir.
